Saham-saham di bursa Wall Street AS anjlok lebih dari 1% pada perdagangan Rabu kemarin, akibat tekanan sentimen negatif dari krisis di Eropa. Kekhawatiran krisis Eropa membuat investor melepas saham-saham di sektor yang sensitif terhadap pertumbuhan ekonomi.
Investor di pasar keuangan global ketakutan dengan makin parahnya krisis utang di Eropa. Para investor banyak mengalihkan portofolionya ke instrumen yang aman seperti surat utang pemerintah AS yang berjangka waktu 10 tahun. Sementara nilai tukar euro jatuh ke level terendahnya terhadap dolar AS dalam 23 bulan terakhir.
Pada perdagangan Rabu (30/5/2012), indeks Dow Jones turun 160,83 poin (1,28%) ke level 12.419,86. Indeks S&P500 turun 19,1 poin (1,43%) ke level 1.313,32, dan indeks Nasdaq turun 33,63 poin (1,17%) ke level 2.837,36.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami telah tersandera dengan masalah Eropa, akibat meningkatkan tensi di Spanyol," kata analis John Kattar seperti dikutip dari Reuters, Kamis (31/5/2012).
Analis yang mengelola dana US$ 1,7 miliar ini menyatakan, saat ini kondisi pasar sangat berisiko dan menghantam harga-harga saham.
(dnl/dnl)











































