"Nilai tukar Rp 9.453 mengalami depresiasi 4,06 persen per 31 Mei 2012, year to date," tuturnya dalam Rapat Kerja Pemerintah, Bank Indonesia (BI), dengan Komisi XI di DPR, Kamis (31/5/2012).
Dijelaskan Agus, penyebab pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS adalah meningkatnya penggunaan valuta asing untuk repatriasi pembayaran dividen dan kupon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui sepanjang Mei ini, rupiah bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah. Rupiah dibuka dilevel Rp 9.595/US$ dan sempat tembus level tertingginya yakni Rp 9.615/US$.
(feb/dru)











































