IHSG Anjlok 2%

Sesi I

IHSG Anjlok 2%

Wahyu Daniel - detikFinance
Kamis, 31 Mei 2012 12:14 WIB
IHSG Anjlok 2%
Foto: Dok. detikFinance
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok lebih dari 2% atau 103 poin terhantam sentimen negatif dari krisis utang di Eropa yang makin parah.

Membuka perdagangan hari ini, IHSG turun 38,61 poin (0,99%) ke level 3879,265. Pergerakan IHSG terus di jalur merah dan menjauhi level 3.900.

Pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (31/5/2012), IHSG anjlok 103,484 poin (2,64%) ke level 3.814,432. Sementara Indeks LQ45 melemah 17,913 poin (2,7%) ke level 646,043.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Investor belum terlalu bersemangat dalam transaksi karena masih menunggu situasi di Uni Eropa membaik. Tekanan sentimen negatif dari krisis di Eropa masih membuat bursa-bursa global dan regional ambruk pada hari ini.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 66.982 kali pada volume 2 miliar lembar saham senilai Rp 3 triliun. Sebanyak 13 saham naik, sisanya 259 saham turun, dan 24 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia masih kompak jatuh di zona merah, koreksinya makin siang makin dalam. Bursa saham Jepang memimpin koreksi di Asia.

Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai turun 11,01 poin (0,46%) ke level 2.373,66. 
  • Indeks Hang Seng anjlok 231,55 poin (1,24%) ke level 18.458,67. 
  • Indeks Nikkei 225 turun 116,29 poin (1,35%) ke level 8.514,56. 
  • Indeks Straits Times turun 17,75 poin (0,64%) ke level 2.766,15. 
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Nippon Indosari Corpindo (ROTI) naik Rp 200 ke Rp 3.950, Erajaya (ERAA) naik Rp 60 ke Rp 1.600, Renuka Coalindo (SQMI) naik Rp 50 ke Rp 1.490, dan Jasa Marga (JSMR) naik Rp 50 ke Rp 5.050.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 3.000 ke Rp 55.500, Astra Internasional (ASII) turun Rp 1.350 ke Rp 64.650, United Tractor (UNTR) turun Rp 900 ke Rp 22.800, dan Indomobil (IMAS) turun Rp 900 ke Rp 16.050.

(dnl/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads