Untuk Ekspansi Usaha, Lautan Luas Kaji Penerbitan Obligasi

Untuk Ekspansi Usaha, Lautan Luas Kaji Penerbitan Obligasi

- detikFinance
Rabu, 18 Agu 2004 15:23 WIB
Jakarta - Perusahaan Kimia PT Lautan Luas tbk mengkaji penerbitan obligasi dalam rangka ekspansi usaha perseroan. Alternatif lainnya adalah melalui pinjaman ke bank.Demikian disampaikan direktur operasi dan direktur keuangan Lautan Luas Herman Santoso dalam paparan publik di Gedung BEJ, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (18/8/2004).Menurutnya, saat ini perseroan membutuhkan biaya investasi dalam rangka meningkatkan kapasitas produksinya. Pasalnya, penjualan perusahaan hingga semester I 2004 telah naik 20 peren. Selain itu perusahaan juga akan menaikkan ekspor dari semula 8 persen menjadi 25 persen. Untuk memenuhi ekspansi tersebut, perseroan sedang menjajaki pembelian pabrik di Indonesia, Cina dan Thailand. Pembelian pabrik itu untuk kebutuhan logistik di luar produksi bahan kimia yang dibuat perseroan yakni Sodium Sulfat dan MPD. "Keputusan pembiayaan tersebut akan diambil sebelum akhir tahun. Jika bunga di pasar kondusif, kita pilih obligasi. Tapi juga tetap melihat alternatif pembiayaan bank," kata Herman. Hingga akhir tahun 2004, perseroan menargetkan laba bersih sebesar Rp 40-45 miliar Jika hingga akhir tahun tidak ada kerugian kurs karena perseoran menargetkan Rupiah di level Rp 9.000 per dolar AS. Sementara pada semester I 2004, laba bersih perseroan Rp 13 miliar lebih rendah dibandingkan semester I tahun 2003 yang sebesar Rp 16 miliar karena pada semester I terdapat rugi kurs hingga Rp 12,7 miliar. "JIka nanti Rupiah stabil dan perusahaan tidak mengalami forex loss, maka profit hingga akhir tahun bisa mencapai Rp 40-45 miliar," tegas Herman.Untuk penjualan Lautan Luas semester I telah mencapai Rp 775 miliar naik dibandingkan semester I 2003 yang sebesar Rp 619 miliar. Sedangkan Capex (capital expenditure) yang telah dikeluarkan selama setengah tahun ini telah mencapai Rp 60,5 miliar. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads