Mengakhiri perdagangan akhir pekan, Jumat (1/6/2012), IHSG ditutup ambles 33,058 poin (0,87%) ke level 3.799,766. Sementara Indeks LQ45 ditutup anjlok 4,266 poin (0,67%) ke level 641,428.
Investor asing masih getol melarikan dananya keluar dari lantai bursa. Sepanjang bulan Mei lalu, dana asing yang sudah dibawa keluar mencapai Rp 8,4 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasar saham Wall Street jatuh lebih dari dua persen mengakhiri perdagangan akhir pekan. Buruknya data pengangguran Amerika Serikat (AS) memperlihatkan imbas dari krisis utang Eropa yang mulai menyebar ke seluruh dunia.
Pada penutupan perdagangan Jumat waktu setempat, Indeks Dow Jones terjun bebas 274,88 poin (2,22%) ke level 12.118,57. Indeks S&P 500 jatuh 32,29 poin (2,46%) ke level 1.278,04. Indeks Komposit Nasdaq melemah 79,86 poin (2,82%) ke level 2.747,48.
Koreksi yang terjadi di Wall Street itu diperkirakan akan memberi sentimen negatif terhadap pergerakan IHSG. Indeks yang sudah jatuh cukup dalam diprediksi akan kembali melemah.
Pergerakan bursa-bursa Asia pagi ini:
- Indeks Nikkei 225 anjlok 183,02 poin (2,17%) ke level 8.257,23. Β
- Indeks KOSPI jatuh 47,44 poin (2,59%) ke level 1.787,07. Β
Rekomendasi saham hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG sepanjang pekan lalu tercatat melemah -2,63%. Sentimen negatif dari krisis hutang Eropa serta gejolak nilai tukar Rupiah tampak menjadi katalis negatif bagi IHSG. Pengumuman data inflasi yang cukup bagus, tidak juga mampu mengangkat indeks ke area positif. Mengawali pekan ini, kami perkirakan indeks masih akan dibayangi oleh perkembangan dari krisis Eropa. Investor juga masih mencermati perkembangan dari perbankan Spanyol dimana yield mereka tercatat naik signifikan. Selain itu, perlu diperhatikan berlanjutnya capital outflow investor asing dari bursa, seperti yang terjadi sepanjang Mei lalu. Kami proyeksikan hari ini indeks akan bergerak melemah terbatas. Kisaran support-resistance 3.770-3.830.
eTrading Securities
Secara teknikal, IHSG mengalami penurunan setelah sebelumnya sempat menyentuh new low di 3,781 namun akhirnya tutup di 3,799. Support weekly IHSG di 3,838 belum dapat dikatakan tertembus melihat IHSG tadi sempat menyentuh level 3,841, oleh karenanya dibutuhkan 2-3 candle lagi untuk menkonfirmasikan apakah support weekly-nya telah terlewati. MACD dan Stochastic terlihat sudah memberikan sinyal oversold. Pada perdagangan Senin (4/6) IHSG berpeluang mengalami teknikal rebound dan akan bergerak di kisaran 3,750-3,960 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. ASII, BBRI dan INCO.
(ang/ang)











































