"Tahun ini kita tambah 10 ribu pembelian mobil," kata Direktur Operational SERA Jefri R Sirait di Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (6/6/2012).
Dalam pembelian ini, perseroan siap membelanjakan dana Rp 2,7 triliun. Salah satu sumber pendanaan dengan penerbitan surat utang (obligasi) sebesar Rp 750 miliar. Sisa dana akan dimaksimalkan dari pinjaman perbankan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Obligasi mulai ditawarkan hari ini dan terdiri dari empat seri. Seri A ditawarkan dengan bunga 6,5%-7,5% dan berjangka waktu 370 hari. Seri B 2 tahun dengan perkiraan bunga 7,25%-8,25%. Dua lainnya, seri C berjangka waktu 3 tahun berbunga 7,75%-8,75%, dan seri D 4 tahun dengan kisaran kupon 8,15%-9,15%.
"Kami yakin obligasi ini akan sukses, meski ditengah kondisi market yang seperti ini," tutur Presiden Direktur SERA Pongki Pamungkas.
Total Rp 750 miliar sebagai dana oembelian 3.000 unit kendaraan jenis Multi Purpose Vehicle dan atau pick-up, bus, atau truk. Selanjutnya kendaraaan akan disewakan melalui unit bisnis TRAC, atau SELOG.
Sebagai penjamin pelaksana emisi, perseroan menunjuk PT Victoria Securities Indonesia, PT Indo Premier Securities, PT Mandiri Sekuritas, dan PT OSK Nusadana Securities Indonesia. Bookbuilding terlaksana pada 6-18 Juni 2012, dengan tanggal efektif dari Bapepam 27 Juni 2012.
Sementara penawaran 29 Juni- 2 Juli, dan tanggal distribusi dan pencatatan di BEI masing-masing pada 5 Juli dan 6 Juli.
(wep/dru)











































