Membuka perdagangan, IHSG terpangkas 28,545 poin (0,74%) ke level 3.837,668 akibat sentimen negatif dari pasar global. Rencana suntikan likuiditas ke perbankan Spanyol tidak cukup meredakan kecemasan investor.
Sentimen dari Eropa itu merangsang investor untuk lakukan aksi jual. Indeks pun sempat jatuh ke posisi terendahnya hari ini di level 3.824,949.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham konsumer dan manufaktur menjadi penopang bursa dengan menguat di zona hijau. Sedangkan delapan sektor lainnya terjebak di zona merah akibat aksi jual.
Saham-saham unggulan di sektor tambang dan finansial terkena koreksi paling tinggi sehingga menyeret indeks jatuh semakin dalam di zona merah.
Aksi jual ini banyak dilakukan investor lokal. Pemodal asing masih belum terlalu bersemangat, hingga siang ini transaksinya masih tipis meski sudah melakukan pembelian bersih.
Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 54.613 kali pada volume 2,288 juta lot saham senilai Rp 1,109 triliun. Sebanyak 37 saham naik, sisanya 196 saham turun, dan 60 saham stagnan.
Pergerakan bursa-bursa di Asia tidak banyak berubah sejak pagi tadi, masih kompak berjalan di teritori negatif. Tapi poin yang terpangkasnya sudah bisa dikurangi.
Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai melemah 18,41 poin (0,80%) ke level 2.287,44. Β
- Indeks Hang Seng turun 120,40 poin (0,64%) ke level 18.833,23. Β
- Indeks Nikkei 225 terpangkas 68,96 poin (0,80%) ke level 8.555,94. Β
- Indeks Straits Times terkoreksi 9,66 poin (0,35%) ke level 2.778,15. Β
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Unilever (UNVR) naik Rp 1.000 ke Rp 23.800, Garda Tujuh Buana (GBTO) naik Rp 200 ke Rp 3.550, Asuransi Ramayana (ASRM) naik Rp 90 ke Rp 1.700, dan Multi Prima (LPIN) naik Rp 75 ke Rp 2.775.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 2.050 ke Rp 48.250, United Tractor (UNTR) turun Rp 950 ke Rp 23.950, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 800 ke Rp 33.700, dan Goodyear (GDYR) turun Rp 500 ke Rp 11.000.
(ang/dru)










































