Bursa Minta Bhakti dan Agis Buka-bukaan Soal Kasus Pajak

Bursa Minta Bhakti dan Agis Buka-bukaan Soal Kasus Pajak

- detikFinance
Selasa, 12 Jun 2012 15:55 WIB
Bursa Minta Bhakti dan Agis Buka-bukaan Soal Kasus Pajak
Foto: Dok. detikFinance
Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta dua emiten yaitu PT Bhakti Investama Tbk dan PT Agis Tbk untuk menjelaskan soal kasus pajak yang menyeret kedua perusahaan tersebut.

Direktur Utama BEI Ito Warsito mengatakan, sebagai perusahaan terbuka, Bhakti dan Agis diminta memberikan informasi ke publik secara transparan.

"Kami akan minta keterangan pada dua perusahaan itu. Saya yakin dua perusahaan akan memberi informasi ke publik dengan transparan karena mereka perushaan terbuka," jelas Ito di Gedung BEI, SCBD, Jakarta, Selasa (12/6/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nama Bhakti terseret-seret dalam pemberitaan suap pajak James Gunardjo kepada Tomy Hendratno karena ada dugaan penyuapan dilakukan untuk melancarkan restitusi pajak Bhakti. Namun hal ini dibantah keras oleh pihak Bhakti.

"Biarkan KPK bekerja secara profesional. Kami akan meminta keterangan kepada perusahaan itu. Saat ini masih dalam proses penyelidikan," kata Ito.

Presiden Direktor PT Agis Tbk Steven Kusuma mengaku kantornya pernah didatangi KPK pada Jumat pekan lalu untuk ditanyai terkait James Gunardjo.

James Gunarjo, tersangka penyuap Tommy Hindratno, pegawai pajak, ternyata tak hanya terkait dengan PT Bhakti Investama. Dia juga terafiliasi dengan PT Agis Tbk.

Pada penggeledahan yang dilakukan KPK pada Jumat malam kemarin, penyidik selain menggeledah PT Bhakti juga mengambil dokumen dari PT Agis. Dua perusahaan ini berkantor di lantai lima dan enam, MNC Tower di Jl Kebon Sirih Jakarta Pusat.

Ditanya mengenai penggeledahan yang dilakukan PT Agis, Ketua KPK Abraham Samad membenarkan. Abraham Samad mengatakan, pihaknya masih mengumpulkan bahan terkait dua perusahaan tersebut.
(dnl/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads