Yield Obligasi Spanyol Tembus 6,83%, Rekor Tertinggi Sejak 1999

Yield Obligasi Spanyol Tembus 6,83%, Rekor Tertinggi Sejak 1999

- detikFinance
Rabu, 13 Jun 2012 11:37 WIB
Yield Obligasi Spanyol Tembus 6,83%, Rekor Tertinggi Sejak 1999
Jakarta - Imbal hasil alias yield obligasi Spanyol kemarin melambung mencapai rekor tertingginya karena para investor mengkhawatirkan hubungan bank-bank Spanyol dengan pemerintah.

Yield obligasi 10 tahun Spanyol mencapai 6,83%, level tertinggi sejak euro diperkenalkan pada 1999. “Kami berada di teritori yang belum terpetakan,” kata Nick Stamenkovic, strategis pasar di RIA Capital Markets di Edinburgh, dikutip dari CNN Money (13/6/2012).

Fitch memangkas peringkat utang 18 bank Spanyol, menunjukkan ekonomi mereka yang makin lemah dan paparan bank terhadap pinjaman buruk properti. Hal ini terjadi sehari setelah agensi tersebut memangkas peringkat dua bank terbesar Spanyol, Santander dan BBVA.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akhir pekan lalu, Fitch juga memotong peringkat utang pemerintah Spanyol hingga satu tingkat di bawah status junk. Spanyol sudah minta bantuan 100 miliar euro dari Uni Eropa untuk merekapitalisasi bank-bank pailit. Namun rencana penyelamatan ini gagal menghilangkan kekhawatiran tentang kemampuan pemerintah Spanyol untuk memodali dirinya sendiri di pasar obligasi.

Kekhawatirannya adalah bailing bank tidak akan mengatasi masalah utang jangka panjang pemerintah Spanyol. Banyak investor takut Spanyol akan terpaksa menerima bailout seperti yang disediakan oleh Yunani, Portugal dan Irlandia.

Investor juga khawatir biaya rekapitalisasi sektor perbankan akan dibebankan pada pemerintah Spanyol. “Sekarang tanpa perlu dibicarakan lagi, tantangan yang dihadapi pemerintah dan bank Spanyol saling terkait,” kata Michael Symonds, analis perbankan di Daiwa Capital Markets.

Rencana bailout itu belum dituntaskan, jumlah uang yang dibutuhkan Madrid juga masih dalam perhitungan. Fitch memperkirakan biayanya bisa mencapai 100 miliar euro, sementara IMF mengatakan setidaknya Madrid butuh 40 miliar euro.

Masih belum jelas juga darimana uang itu berasal. Jerman telah meminta Fasilitas Stabilitas Eropa untuk menyediakan modal tersebut, namun ditentang Fasilitas Stabilitas Finansial Eropa. ESM 500 miliar euro akan mempertimbangkan kreditur preferen, berarti pemegang obligasi sektor swasta secara efektif akan tunduk dalam bailout pemerintah Spanyol apa pun.

Sementara itu, para investor juga khawatir masalah di Spanyol akan menyebar ke Italia. Yield obligasi 10 tahun Italia ikut melambung ke level 6,15% kemarin. Stamenkovic mengatakan, kenaikan yield obligasi Italia dan Spanyol telah menimbulkan spekulasi adanya intervensi oleh Bank Sentral Eropa.

“Bailout untuk Spanyol telah menjadi bumerang dan pasar kini menekan Bank Sentral Eropa untuk melakukan sesuatu,” kata dia.

Bank Sentral Eropa telah membeli surat utang pemerintah bernilai miliaran euro melalui Securities Market Program yang terbengkalai selama beberapa minggu terakhir. BSE juga sudah menyuntikkan lebih dari 1 triliun euro ke sistem perbankan Spanyol dengan menawarkan pinjaman jangka panjang berbiaya rendah.

Pinjaman ini membantu menurunkan beban pinjaman Spanyol dan Italia karena bank-bank di negara ini membeli utang pemerintah.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads