Perdagangan Kurang Semarak, IHSG Naik 7 Poin

Perdagangan Kurang Semarak, IHSG Naik 7 Poin

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Rabu, 13 Jun 2012 16:10 WIB
Ilustrasi foto: Angga/detikFinance
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tipis 7 poin di tengah perdagangan yang kurang semarak. Investor masih menunggu perkembangan krisis utang Eropa.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 9.465 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di posisi Rp 9.420 per dolar AS.

Mengawali perdagangan, IHSG dibuka bertambah 9,698 poin (0,25%) ke level 3.862,276 disemangati oleh pasar saham global. Investor masih dibayangi krisis utang Eropa sehingga laju IHSG tak signifikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indeks bergerak dalam rentang yang tipis. Investor lebih memilih berhati-hati dalam trading karena situasi ekonomi global masih belum kondusif.

Indeks sempat naik ke posisi tertingginya hari ini di 3.875,144 akibat aksi beli di awal perdagangan. Tapi indeks juga menyentuh 3.847,292 yaitu posisi terendahnya hari ini.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG menguat 12,139 poin (0,31%) ke level 3.864,717 atas perburuan saham-saham lapis dua. Saham unggulan berbasis komoditas kena koreksi, menghambat laju indeks.

Saham-saham lapis dua di sektor aneka industri memimpin penguatan pasar. Pasalnya, kemarin saham-saham ini sudah terkena koreksi yang cukup dalam. Sementara saham-saham unggulan di sektor komoditas terkena tekanan jual.

Mengakhiri perdagangan, Rabu (13/6/2012), IHSG ditutup naik tipis 7,883 poin (0,20%) ke level 3.860,461. Sementara Indeks LQ45 ditutup menguat tipis 0,989 poin (0,15%) ke level 657,701.

Investor masing belum bersemangat sehingga perdagangan tidak terlalu ramai. Transaksi asing pun sepi, hingga sore ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) tipis senilai Rp 18,122 miliar di seluruh pasar.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 170.583 kali pada volume 7,823 juta lot saham senilai Rp 3,656 triliun. Sebanyak 106 saham naik, sisanya 139 saham turun, dan 95 saham stagnan.

Rata-rata bursa di Asia mulai ditutup di zona hijau meski dengan penguatan yang tidak terlalu signifikan. Tapi sayang bursa saham Singapura masih ketinggalan di zona merah.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia sore hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai melonjak 29,13 poin (1,27%) ke level 2.318,92.  
  • Indeks Hang Seng naik 63,29 poin (0,34%) ke level 18.935,85.  
  • Indeks Nikkei 225 menguat 51,12 poin (0,60%) ke level 8.587,84.  
  • Indeks Straits Times melemah 11,05 poin (0,40%) ke level 2.786,03.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Semen Gresik (SMGR) naik Rp 350 ke Rp 11.150, Mayora (MYOR) naik Rp 400 ke Rp 22.350, Surya Esa (ESSA) naik Rp 350 ke Rp 2.675, dan Indocement (INTP) naik Rp 250 ke Rp 17.050.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.050 ke Rp 57.600, Unilever (UNVR) turun Rp 800 ke Rp 22.950, Lion Metal (LION) turun Rp 600 ke Rp 9.400, dan Astra Agro (AALI) turun Rp 400 ke Rp 21.350.

(ang/dru)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads