Seperti dikutip dari keterangan tertulis perseroan, Kamis (14/6/2012), dana yang diraup lewat IPO ini akan digunakan sebagai tambahan modal dalam rangka membeli persediaan berupa headset, komputer dan notebook.
Sementara 40% dari dana IPO akan digunakan untuk bayar utang kepada PT Trilinuim, pemegang saham distributor peralatan elektronik itu sebesar Rp 55,5 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masa penawaran awal IPO tersebut akan digelar pada 19-20 Juni 2012, dilanjutkan dengan masa penawaran berikutnya pada 2-4 Juli mendatang.
Global Teleshop memperkirakan akan mendapat pernyataan efektif dari Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) 28 Juni. Saham perdana perseroan akan dicatat di bursa pada 10 Juli 2012.
Selain IPO, Global Teleshop juga akan melakukan pergantian pemegang saham mayoritas. Trilinium sebagai pemilik 72% saham perseroan akan menjual seluruh saham itu ke PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO).
(ang/dnl)











































