Sentimen Positif Pasar Global Dorong IHSG Menanjak 18 Poin

Sentimen Positif Pasar Global Dorong IHSG Menanjak 18 Poin

- detikFinance
Jumat, 15 Jun 2012 09:32 WIB
Sentimen Positif Pasar Global Dorong IHSG Menanjak 18 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menanjak 18 akibat sentimen positif dari pasar global. Rencana bank sentral dunia mengambil langkah terhadap krisis utang Uni Eropa disambut baik oleg investor.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 9.440 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.420 per dolar AS.

Pada perdagangan preopening, IHSG naik 19,481 poin (0,51%) ke level 3.811,099. Sedangkan Indeks LQ45 menguat 4,974 poin (0,77%) ke level 649,992.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengawali perdagangan akhir pekan, Jumat (15/6/2012), IHSG bertambah 18,891 poin (0,49%) ke level 3.810,509. Indeks LQ45 naik 4,829 poin (0,74%) ke level 649,847.

Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG menanjak 32,108 poin (0,85%) ke level 3.823,726. Sementara Indeks LQ45 tumbuh 6,570 poin (1,02%) ke level 652,116.

Kemarin, IHSG jatuh 68 poin akibat maraknya tekanan jual. Indeks terkoreksi paling dalam di antara bursa-bursa Asia lainnya.

Semalam, saham-saham di bursa Wall Street melompat setelah adanya rencana koordinasi perbankan dunia demi menepis pengaruh sentimen krisis utang Eropa, terutama pasca pemilu Yunani akhir pekan ini.

Bursa-bursa di Asia juga ikut gembira menyambut sentimen positif tersebut. Pagi ini pasar saham regional dibuka kompak menguat di zona hijau.

Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai menguat 11,79 poin (0,51%) ke level 2.307,73.  
  • Indeks Hang Seng melonjak 234,90 poin (1,25%) ke level 19.043,30.  
  • Indeks Nikkei 225 naik tipis 5,81 poin (0,07%) ke level 8.574,70.  
  • Indeks Straits Times naik 11,97 poin (0,43%) ke level 2.785,78.  

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah di posisi Rp 9.440 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.420 per dolar AS.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads