Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat di posisi Rp 9.380 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.420 per dolar AS.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka bertambah 18,891 poin (0,49%) ke level 3.810,509 akibat sentimen positif dari pasar global. Rencana bank sentral dunia mengambil langkah terhadap krisis utang Uni Eropa disambut baik oleh investor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG menipis 11,939 poin (0,32%) ke level 3.779,679 akibat aksi ambil untung. Indeks melemah di tengah penguatan bursa saham Asia.
Aksi ambil untung langsung terjadi di saham-saham unggulan yang kemarin sudah naik cukup tinggi. Saham-saham tersebut berada di sektor infrastruktur, dan perdagangan.
Mengakhiri perdagangan akhir pekan, Jumat (15/6/2012), IHSG ditutup menguat 26,491 poin (0,69%) ke level 3.818,109. Sementara Indeks LQ45 ditutup naik 5,231 poin (0,81%) ke level 650,249.
Menjelang penutupan perdagangan aksi beli mulai marak. Saham-saham yang sudah terkena tekanan jual mulai kembali dikoleksi investor.
Sambil lalukan aksi tunggu, secara perlahan investor asing mencairkan dananya di pasar modal. Hingga sore hari ini transaksi asing tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 43,255 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 110.954 kali pada volume 10,176 juta lot saham senilai Rp 4,993 triliun. Sebanyak 149 saham naik, sisanya 104 saham turun, dan 86 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia menutup perdagangan akhir pekan dengan kompak menguat di zona hijau. Bursa saham Hong Kong melesat cukup tinggi dengan penguatan lebih dari dua persen.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore ini:
- Indeks Komposit Shanghai menguat 10,90 poin (0,47%) ke level 2.306,85. Â
- Indeks Hang Seng meroket 425,54 poin (2,26%) ke level 19.233,94.
- Indeks Nikkei 225 naik tipis 0,43 poin (0,01%) ke level 8.569,32. Â
- Indeks Straits Times menanjak 37,37 poin (1,35%) ke level 2.811,18. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 1.300 ke Rp 36.000, Mayora (MYOR) naik Rp 1.250 ke Rp 24.400, Multibreeder (MBAI) naik Rp 950 ke Rp 13.000, dan Japfa (JPFA) naik Rp 625 ke Rp 4.825.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain United Tractor (UNTR) turun Rp 450 ke Rp 21.800, Unilever (UNVR) turun Rp 250 ke Rp 22.450, J Resources (PSAB) turun Rp 200 ke Rp 2.675, dan Golden Energy (GEMS) turun Rp 200 ke Rp 2.500.
(ang/nia)











































