"Tanggal 2 Juli kita akan ajukan lagi. Begitu pula setiap bulannya, Agustus, September sampai enam kali," kata Direktur Pengawasan Anggota Bursa, Uriep Budi Prasetyo di Jakarta, Senin (18/6/2012).
"Harganya menjadi Rp 15 miliar, setelah kita konsolidasi," tambah Uriep.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Beda sekarang sama dulu. Kasih persyaratan dan dia harus siap dulu untuk menjadi AB. Seperti sistem, jalur koneksi, testing juga," tuturnya.
"Sesuai syarat dalam peraturan III.H, ada tiga langkah. Pertama seperti Dinar dan Tiga Pilar (AB) dapat menawarkan kepada pihak lain. Atau AB yang telah menyerahkan SPAB, Bursa melakukan proses lelang. Sampai batas yang sudah ditentukan, kalau nggak laku juga, Bursa akan beli balik dengan harga nominal Rp 135 miliar," tegas Uriep.
Hingga proses lelang kedua ini, Uriep mengaku sudah ada dua sekuritas yang berminat. Namun ia tidak mau menyebut identitas perusahaan tersebut.
"Sudah ada dua yang mengajukan. Namanya belum karena masih diproses. Kita akan lihat persyaratannya gimana. Kita akan masuk, kalau iya kita akan undang (mengikuti lelang)," imbuh Uriep.
(wep/ang)











































