"Target tidak banyak berubah, menjaga market dan mengawasi secondary market," kata Ketua Bapepam-LK, Nurhaida, Senin (18/6/2012).
Memang 2012 menjadi masa transisi, tidak hanya peralihan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan dalam tubuh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), namun infrastruktur pasar modal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Nurhaida menyebut untuk mengawal pasar modal diperlukan beberapa syarat. Diantaranya bagaimana paket direksi mampu meningkatkan jumlah emiten. Direksi terpilih juga harus meyakinkan komite bagaiman menambah jumlah investor.
"Tugasnya meningkatkan jumlah emiten. Jangan segini-segini saja. Juga menambah jumlah investor. Yang sekarang belum signifikan," ungkap Nurhaida waktu itu.
Syarat lain adalah, direksi mampu mengamankan kegiatan pasar modal. Mengambil pelajaran periode sebelumnya, banyak sekali kejadian pembobolan dana investor oleh oknum yang kerap dilakukan emiten.
"Selain itu, dalam pengembangan infrastruktur pasar modal, implementasinya belum. Jadi harus ada (direksi)," tuturnya.
Seperti diketahui, Bapepam-LK telah memilih direksi BEI. Tidak seluruh paket terpilih, melainkan hanya orang-orang yang dianggap Bapepam-LK terbaik. Praktis direksi diambil dari paket Ito Warsito dan Harry Supoyo.
Mereka adalah :
- Direktur Utama: Ito Warsito
- Direktur Penilaian Perusahaan: Hoesen
- Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia: Hamdi Hassyarbaini
- Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan: Uriep Budhi Prasetyo
- Direktur IT & Manajemen Risiko: Adikin Basirun
- Direktur Pengembangan: Friderica Widyasari Dewi
- Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa: Samsul Hidayat











































