Semester I 2004
Laba Bersih BNI Melonjak 278%
Jumat, 20 Agu 2004 11:37 WIB
Jakarta -
Selama semester pertama tahun 2004, PT Bank BNI Tbk mencatat laba bersih yang sudah diaudit sebesar Rp 1,545 triliun, naik 278,7 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp 408,754 miliar. Laba bersih BNI ini sudah mencapai separuh dari target yang diharapkan manajemen sebelumnya sebesar Rp 3 triliun.Menurut Direktur Utama BNI Sigit Pramono dalam laporan keuangan yang diserahkan ke Bursa Efek Jakarta (BEJ), Jumat (20/8/2004), kenaikan laba bersih itu tidak terlepas dari meningkatkan pendapatan bunga bersih perseroan. Per semester pertama 2004, pendapatan bunga bersih BNI tercatat sebesar Rp 3,334 triliun, naik 51 persen dibandingkan semester pertama 2003 yang mencapai Rp 2,208 triliun.Hingga semester pertama 2004, total aset BNI mencapai Rp 128,618 triliun. Namun obligasi pemerintah yang dimiliki BNI hingga jatuh tempo pada semester pertama 2004 mencapai Rp 36,944 triliun, turun dibanding periode yang sama sebelumnya Rp 40,267 triliun.Kinerja BNI lainnya selama semester pertama 2004 yakni rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) sebesar 19,88 persen, rasio kredit bermasalah kotor (Non-performing loan/NPL gross) 5,98 persen, NPL net 1,67 persen, rasio pinjaman terhadap dana pihak ketiga (loan to deposit ratio/LDR) 50,81 persen.Saat ini, pemerintah memiliki 99,12 persen saham BNI, sedangkan sisanya 0,88 persen dimiliki publik. Hingga pukul 11.25 waktu Jakarta Automatic Trading System (JATS), saham BNI dengan kode BBNI berada di level Rp 1.100, atau naik Rp 25.
(ani/)










































