Dapat Semangat dari Global dan Regional, IHSG Naik 9 Poin

Dapat Semangat dari Global dan Regional, IHSG Naik 9 Poin

- detikFinance
Rabu, 20 Jun 2012 09:40 WIB
Dapat Semangat dari Global dan Regional, IHSG Naik 9 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 9 poin setelah disemangati oleh positifnya bursa global dan regional. Investor tetap berhati-hati terhadap perkembangan krisis utang Eropa.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka stagnan di posisi Rp 9.440 per dolar sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin.

Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 6,684 poin (0,17%) ke level 3.887,500. Sedangkan Indeks LQ45 menguat tipis 1,706 poin (0,25%) ke level 664,128.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Membuka perdagangan, Rabu (20/6/2012), IHSG bertambah 9,073 poin (0,23%) ke level 3.889,889. Indeks LQ45 naik tipis 2,100 poin (0,31%) ke level 664,522.

Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG menguat 18,155 poin (0,47%) ke level 3.898,971. Sementara Indeks LQ45 bertambah 3,783 poin (0,57%) ke level 666,205.

Kemarin, IHSG menguat 20 poin akibat aksi beli selektif di saham-saham berbasis komoditas. Kekhawatiran krisis Eropa menjadi penghambat laju bursa.

Semalam, Wall Street berhasil menguat didorong adanya harapan pemberian stimulus dari Federal Reserve dalam rangka menggenjot pemulihan ekonomi serta antisipasi memburuknya krisis utang Uni Eropa.

Bursa-bursa regional membuntuti penguatan pasar global tersebut dan kompak bergerak di zona hijau. Investor Asia memburu saham-saham yang kemarin sudah terkoreksi.

Berikut situasi bursa-bursa di Asia pagi ini:

  • Indeks Komposit Shanghai naik tipis 2,66 poin (0,12%) ke level 2.303,46.  
  • Indeks Hang Seng menguat 98,35 poin (0,51%) ke level 19.515,02.  
  • Indeks Nikkei 225 menanjak 68,85 poin (0,80%) ke level 8.724,72.  
  • Indeks Straits Times naik 14,90 poin (0,52%) ke level 2.857,31.  

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka stagnan di posisi Rp 9.440 per dolar sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads