Kreditur PT Bakrie and Brother Tbk (BNBR) yang difasilitasi oleh Credit Suisse resah. Pasalnya, saham Bumi Plc yang selama ini jadi jaminan utang terus turun.
Direktur Keuangan BNBR Eddy Soeparno mengatakan, penyelesaian pinjaman sebanyak US$ 437 juta itu sampai saat ini masih dibicarakan dengan para kreditur.
"Memang kita harus akui, harga saham itu turun. Investor khawatirlah, pinjaman itu kan jaminannya dengan saham," katanya usai acara RUPS tahunan PT Bakrie and Brothers di Hotel Gran Melia, Jakarta, Rabu (20/6/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maka dari itu, salah satu perusahaan Grup Bakrie itu akhirnya melakukan diskusinya dengan para krediturnya yang sebanyak 20 perusahaan tersebut. Apalagi, sejak awal tahun ini, saham Bumi Plc yang dulunya bernama Vallar itu sudah jatuh sekitar 60%.
Namun sayang, Eddy enggan merinci detil dari diskusi tersebut, apalagi cara-cara yang ditawarkan BNBR untuk menyelesaikan pinjaman tersebut.
"Saya enggak bisa bicara secara detilnya, tetapi kepada para kreditur, kita sudah tawarkan beberapa opsi untuk memperkuat struktur pinjaman yang ada. Sejauh ini mereka memandangnya positif," ujarnya. (ang/dnl)











































