Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG jatuh 41,551 poin (1,07%) ke level 3.860,237 akibat kekhawatiran melambatnya perekonomian global. Jatuhnya harga-harga komoditas juga semakin memicu aksi jual.
Sentimen negatif datang dari Wall Street yang mengalami koreksi tajam akibat melambatnya aktifitas manufaktur di seluruh dunia. Hal itu dikhawatirkan akan menggerus laba emiten-emiten.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, Jumat (22/6/2012), IHSG anjlok 31,619 poin (0,82%) ke level 3.870,169. Sementara Indeks LQ45 terpangkas 6,561 poin (0,99%) ke level 660,965.
Hampir seluruh indeks sektoral terkena koreksi, kecuali indeks sekto aneka industri yang berhasil naik tipis. Saham-saham berbasis komoditas paling banyak dilepas hari ini.
Merosotnya harga-harga komoditas menjadi pemicu aksi jual di saham-saham terkait. Sektor agrikultur dan tambang memimpin pelemahan bursa.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 43.987 kali pada volume 3,992 juta lot saham senilai Rp 2,502 triliun. Sebanyak 55 saham naik, sisanya 183 saham turun, dan 60 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia masih terjebak di jaring negatif hingga siang hari ini. Aksi jual saham semakin marak menyusul lambatnya pertumbuhan ekonomi dunia.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Hang Seng anjlok 197,56 poin (1,03%) ke level 19.067,51. Â
- Indeks Nikkei 225 menipis 7,78 poin (0,09%) ke level 8.816,29. Â
- Indeks Straits Times melemah 14,80 poin (0,52%) ke level 2.815,35. Â
- Indeks KOSPI jatuh 40,12 poin (2,12%) ke level 1.849,03.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Dian Swastatika (DSSA) naik Rp 1.000 ke Rp 14.000, J Resources (PSAB) naik Rp 600 ke Rp 3.600, Resources Alam (KKGI) naik Rp 200 ke Rp 4.200, dan Waran Sugih Energy (SUGI-W) naik Rp 184 ke Rp 185.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.050 ke Rp 36.100, Astra Agro (AALI) turun Rp 800 ke Rp 20.400, Mayora (MYOR) turun Rp 700 ke Rp 25.100, dan United Tractor (UNTR) turun Rp 600 ke Rp 21.500.
(ang/dru)











































