RI Jadi Anggota MEA, Saham Tidur Makin 'Menjamur'

RI Jadi Anggota MEA, Saham Tidur Makin 'Menjamur'

- detikFinance
Senin, 25 Jun 2012 13:07 WIB
RI Jadi Anggota MEA, Saham Tidur Makin Menjamur
Jakarta - Industri pasar modal diprediksi tidak siap jika RI bergabung dalam ASEAN Economic Community (AEC) atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) di 2015. Emiten yang berstatus saham tidur atau jarang ditransaksikan investor, makin menjamur karena kehadiran perusahaan Tbk berkualitas dari luar Indonesia.

"Sekarang belum buka aja (AEC), saham kategori tidur sudah cukup banyak. Yang ditransaksikan hanya beberapa saham. Artinya yang lain tidak aktif," kata Direktur Eksekutif AEI, Isaka Yoga di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (25/6/2012).

"Dengan emiten asing masuk, lebih banyak lagi saham tidur. Saya tidak tahu kebijakan sebelum 2015 itu. Apa langsung dibuka atau kita cenderung protektif," tambahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Banyaknya saham tidur disebabkan terbukanya perusahaan asing bertransaksi di Indonesia. Dengan profil perusahaan yang berkualitas, tentu saham-saham emiten jenis ini menjadi pilihan investor untuk bertransaksi.

Imbasnya, saham-saham lawas yang telah lama tertidur pulas makin sulit bangkit. "Dengan makin banyak, AEI nilai lebih baik kuatkan dulu kualitasnya. Masih perlu waktu yang cukup panjang untuk persiapkan," tegas Isaka.

Masih menyisakan waktu dua tahun ke depan. Ini diharapkan menjadi kesempatan emiten Indonesia untuk berbebah. "Hal-hal seperti ini yang mungkin kita perlu pikirkan. Kita masih punya dua tahun lagi," imbuhnya.

(wep/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads