Bapepam Belum Setuju 1 Lot Tak Lagi 500 Lembar Saham

Bapepam Belum Setuju 1 Lot Tak Lagi 500 Lembar Saham

Whery Enggo Prayogi - detikFinance
Kamis, 28 Jun 2012 12:16 WIB
Bapepam Belum Setuju 1 Lot Tak Lagi 500 Lembar Saham
Jakarta - Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) Nurhaida meminta direksi Direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) mengkaji lebih mendalam terkait rencana perubahan satuan lot saham.

Jika hasil kajian menunjukan, perubahan membawa manfaat besar di pasar modal tentu Bapepam-LK akan merestui.

"Bursa sudah sampaikan. Tentu jadi kebijakan, namun sebelum itu diterapkan, harus ada kajian," kata Nurhaida di Jakarta, Kamis (28/6/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dampaknya gimana? Memang ada negara yang tidak mengatur itu. Plus minusnya gimana. Ke depan tidak tertutup kemungkinan kalau banyak manfaatnya. Bisa saja, karena sekarang lot (500 lembar saham)," ungkapnya.

Ia menerangkan, memang pemangkasan satuan lot berguna untuk meningkatkan kepemilikan saham bernilai besar. Seluruh investor diharapkan dapat berinvestasi meski hanya 1 lot.

Namun, bagaimana dengan saham-saham yang sudah berada di level rendah? Ide perubahan satuan lot, lanjut Nurhaida, bisa saja terdiri dari beberapa bagian. Bisa 500 saham per lot atau lainnya.

"Ide itu saya kira bagus namun harus dilihat lagi sistemnya. Bisa nggak? Apa bisa diidentifikasi. Kita lihat kajiannya itu," tegasnya.

Sebelumnya, Direktur Penilaian Perusahaan BEI Hoesen, menjelaskan ide pengubahan satuan lot berguna untuk meningkatkan partisipasi investor ritel dalam industri pasar modal. Selama ini, kecenderungan partisipasi investor ritel masih kurang dalam pembelian saham dengan harga per lembar yang mahal.

"Ini baru ide. Karena kita lihat struktur negara kita, potensi penambahan investor masih mungkin. Namun ritel sulit. Kenapa. Apa karena 1 lot itu? Karena pembelian kan berdasarkan lot," kata Hoesen di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Rabu (27/6/2012).

(wep/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads