Perusahaan Energi Bakrie Ekspor Migas US$ 81,57 juta

Perusahaan Energi Bakrie Ekspor Migas US$ 81,57 juta

- detikFinance
Minggu, 01 Jul 2012 12:59 WIB
Perusahaan Energi Bakrie Ekspor Migas US$ 81,57 juta
Jakarta - Perusahaan energi grup Bakrie, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) menjual minyak dan gas sebesar US$ 81,57 juta ke konsumen luar negeri sepanjang triwulan I, atau 72,18% dari total penjualan perseroan periode Januari-Maret 2012.

Berdasarkan laporan keuangan ENRG yang dipublikasikan, Minggu (1/7/2012), total penjualan migas perseroan mencapai US$ 112,999 juta. Terdapat empat perusahaan yang menampung hasil produksi migas ENRG, diantaranya:


  • Itochu Petroleum C. (S) Pte. Ltd. sebesar US$ 48,52 juta
  • Toyota Tshusho Corporation sebesar US$ 19,42 juta
  • China Offshore Oil (Singapore) International Pte. Ltd. sebesar US$ 8,17 juta, dan
  • Petro Diamond Co. Ltd. sebesar US$ 5,45 juta
Sedangkan penjualan ENRG dalam negeri tercatat hanya US$ 31,42 juta. Perusahaan dalam negeri yang membeli diantaranya PT Perusahaan Listrik Negera (PLN) US$ 8,36 juta, PT Pertamina (Persero) US$ 6,85 juta, PT Pupuk Kujang US$ 6,78 juta, PT Riau Andalan Pulp & Paper US$ 5,47 juta, dan PT Petrokimia Gresik US$ 3,94 juta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sepajang Januari-Maret 2012 perseroan lebih banyak menjual minyak sekitar US$ 85,91 juta. Sedangkan penjualan gas hanya US$ 27,08 juta.

Penjualan triwulan I-2012 diketahui mengalami kenaikan 138,67% dibandingkan periode yang sama tahun lalu US$ 47,34 juta. Peningkatan juga terjadi pada laba kotor dari US$ 19,37 juta menjadi US$ 47,13 juta.

Usai terpangkas beban usaha US$ 6,075 juta, laba usaha perseroan per Maret tercatat US$ 41,056 juta atau naik 172,02% dari sebelumnya US$ 15,093 juta.

Laba sebelum pajak juga meroket dari US$ 4,88 juta pada triwulan I-2011 menjadi US$ 22,85 juta di triwulan I-2012. Sementara laba bersih ENRG hanya naik tipis US$ 1,65 juta dari US$ 3,334 juta menjadi US$ 4,98 juta.

Kenaikan laba bersih yang tipis ini disebabkan oleh melambungnya beban pajak penghasilan dari US$ 1,55 juta menjadi US$ 17,87 juta. Laba per saham pun stagnan pada posisi US$ 0,0001 per lembar.

Direktur Utama ENRG Imam Agustino menjelaskan, kepemilikan perusahaan di blok ONWJ PSC sebesar 18,73% telah memberikan tambahan produksi sebesar 12.000 barrel ekuivalen per hari pada kuartal pertama 2012.

"Tambahan produksi tersebut merupakan 40% dari total produksi harian ENRG di kuartal pertama 2012. ENRG juga berhasil meningkatkan realisasi harga jual minyak & gasnya sebesar 14% pada kuartal pertama 2012 dari periode yang sama tahun lalu," ucap Imam.

"Kami akan terus meningkatkan rata-rata volume produksi perusahaan di semester II tahun ini, terutama, dengan telah berproduksinya lapangan gas Terang di blok Kangean PSC pada bulan Juni 2012. Tambahan produksi gas dari lapangan Terang tersebut akan dibukukan di kinerja keuangan Perusahaan pada kuartal ketiga tahun ini," tegasnya.


(wep/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads