Melaju 35 Poin, IHSG Nyaris Sentuh 4.000

Melaju 35 Poin, IHSG Nyaris Sentuh 4.000

- detikFinance
Senin, 02 Jul 2012 16:06 WIB
Melaju 35 Poin, IHSG Nyaris Sentuh 4.000
Ilustrasi foto: Angga/detikFinance
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju 35 poin setelah maraknya aksi beli di saham-saham unggulan. Indeks hampir saja kembali menyentuh level psikologis 4.000.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.425 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu Rp 9.480 per dolar AS.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG bertambah 21,558 poin (0,54%) ke level 3.977,135 terbawa sentimen positif rencana penyelamatan krisis utang oleh petinggi Uni Eropa. Rata-rata bursa di Asia juga ikut menguat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akhir pekan lalu, para pemimpin dari 17 negara di Eropa sepakat menyelamatkan Italia dan Spanyol dari hantaman krisis, serta menyediakan hingga ribuan triliun rupiah untuk mendorong ekonomi.

Indeks terus menguat sejak pembukaan, sama sekali tidak menyentuh teritori negatif. Posisi tertinggi yang bisa diraih IHSG hari ini di level 3.997,317.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG melaju 37,980 poin (0,96%) ke level 3.993,557 meski tingkat inflasi bulan Juni naik tinggi ketimbang bulan sebelumnya. Indeks hampir kembali ke level psikologis 4.000.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan tingkat inflasi Juni 2012 mencapai 0,62%, angka ini lebih tinggi dari inflasi Mei lalu sebesar 0,07%. Secara tahunan alias year on year inflasi Juni mencapai 4,53%, sementara inflasi tahun berjalan alias year to date (Januari-Juni 2012) mencapai 1,79%.

Laju tingkat inflasi itu tidak terlalu mempengaruhi para pelaku pasar, aksi beli masih marak berlangsung di lantai bursa. Sembilan sektor berhasil menguat, dipimpin sektor tambang yang melompat hingga lebih dari 3%.

Menutup perdagangan awal pekan, Senin (2/7/2012), IHSG melaju 25,963 poin (0,90%) ke level 3.991,540. Sementara Indeks LQ45 menanjak 8,323 poin (1,23%) ke level 683,115.

Aksi buru saham dilakukan oleh investor lokal dan asing. Pemodal asing hingga sore ini terpantau melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 194,953 miliar di seluruh pasar.

Perdagangan hari ini berjalan moderat sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 110.279 kali pada volume 8,21 juta lot saham senilai Rp 4,017 triliun. Sebanyak 166 saham naik, sisanya 93 saham turun, dan 75 saham stagnan.

Bursa-bursa di regional siang tadi sempat kompak bergerak di teritori positif, sayangnya sore ini ditutup mixed. Sementara pasar saham Hong Kong hari ini tidak berdagang menyambut hari libur nasional.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore hari ini:


  • Indeks Komposit Shanghai naik tipis 0,68 poin (0,03%) ke level 2.226,11.  
  • Indeks Nikkei 225 menipis 3,30 poin (0,04%) ke level 9.003,48.  
  • Indeks Straits Times melonjak 30,42 poin (1,06%) ke level 2.908,87.
  • Indeks KOSPI turun 2,36 poin (0,13%) ke level 1.851,65.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 1.750 ke Rp 37.700, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.150 ke Rp 62.650, Surya Citra (SCMA) naik Rp 800 ke Rp 10.300, dan Indocement (INTP) naik Rp 800 ke Rp 18.150.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Surya Toto (TOTO) turun Rp 6.850 ke Rp 50.000, Mayora (MYOR) turun Rp 350 ke Rp 24.950, Asahimas (AMFG) turun Rp 200 ke Rp 5.600, dan Bank of India (BSWD) turun Rp 200 ke Rp 200.
(ang/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads