Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka bertambah 15,356 poin (0,38%) ke level 4.006,896. Indeks dapat dorongan dari bursa regional yang rata-rata menguat.
Indeks belum berhenti menguat meski sudah masuk area jenuh beli. Didorong oleh sentimen positif dari pasar Asia, indeks sempat menembus posisi tertingginya hari ini di 4.034,683.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tingginya laju inflasi di bulan Juni lalu, yaitu sebesar 0,62%, lebih tinggi dari inflasi Mei sebesar 0,07%, tidak menyurutkan semangat investor dalam berburu saham.
Hampir seluruh lapisan saham terkena aksi beli sehingga sembilan sektor berhasil naik. Sayangnya, saham-saham tambang unggulan terkena ambil untung akibat kemarin naik sangat tinggi.
Perdagangan hari ini berjalan moderat sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 52.502 kali pada volume 3,726 juta lot saham senilai Rp 1,874 triliun. Sebanyak 159 saham naik, sisanya 69 saham turun, dan 82 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia hingga siang ini melenggang santai di teritori positif. Pasa saham Hong Kong melaju paling kencang hari ini.
Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai menguat 14,12 poin (0,63%) ke level 2.240,23. Β
- Indeks Hang Seng melonjak 302,74 poin (1,56%) ke level 19.744,20. Β
- Indeks Nikkei 225 naik 62,47 poin (0,69%) ke level 9.065,95.
- Indeks Straits Times menguat 25,76 poin (0,89%) ke level 2.936,35. Β
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Sury Toto (TOTO) naik Rp 10.000 ke Rp 60.000, Multi Bintang (MLBI) naik Rp 1.000 ke Rp 691.000, Unilever (UNVR) naik Rp 1.000 ke Rp 24.600, dan Gudang Garam (GGRM) naik Rp 800 ke Rp 63.450.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Mayora (MYOR) turun Rp 350 ke Rp 24.600, Surya Citra (SCMA) turun Rp 350 ke Rp 9.950, Smart (SMAR) turun Rp 250 ke Rp 6.350, dan Bhakti Capital (BCAP) turun Rp 140 ke Rp 1.000.
(ang/dru)











































