Sebelumnya BBJ telah memilik Kontrak Emas 1 kg (GOL), Kontrak Emas 250 gram (GOL 250), Kontrak Gulir Emas (Rupiah dan USD), Kontrak Indeks Emas (KIE), Kontrak Gulir USD (GU1H10) dan Kontrak Gulir Mini Emas USD (GU1TF).
Penambahan produk GOL 100, kata Direktur BBJ Bihar Sakti Wibowo, untuk memenuhi permintaan pasar. Kontrak berjangka emas ke depan diharapkan menambah potensi multilateral dari nasabah ritel yang selam ini belum tergarap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain kontrak berjangka kakau dan olein, emas jadi salah satu produk favorit yang sering ditransaksikan. Data BBJ mencatat sepanjang 2011, volume perdagangan kontrak berjangka emas melonjak 358% dibandingkan tahun sebelumnya.
Hal ini disebabkan oleh naiknya harga komoditi emas di pasaran dunia. Bihar percaya tahun ini volume transaksi kontrak berjangka emas paling sedikit naik 100% dari tahun 2011. Hingga kini saja, total transaksi kontrak berjangka emas tercatat 56,8% dari keseluruhan transaksi perdagangan multilateral BBJ.
"Kami saat ini telah melakukan kerjasama dengan Perum Pegadaian dalam hal lokasi serah terima fisik emas, sehingga ke depannya para nasabah dapat dengan mudah melakukan serah terima fisik emas di outlet-outlet Perum Pegadaian di seluruh pelosok Indonesia," ucap Bihar.
(wep/dnl)










































