Mengakhiri perdagangan, Selasa (3/6/2012), IHSG ditutup menanjak 58,353 poin (1,46%) ke level 4.049,893. Sementara Indeks LQ45 ditutup bertambah 12,543 poin (1,83%) ke level 695,658.
Pasar saham Wall Street menguat di hari ketiganya berturut-turut didorong harapan adanya stimulus terhadap ekonomi dunia. Tingginya harga minyak juga mengangkat harga saham-saham energi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini, ruang IHSG untuk menguat makin terbatas karena reli yang sudah terjadi dalam beberapa perdagangan terakhir. Investor harus hati-hati terhadap ancaman aksi ambil untung.
Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi ini:
- Indeks Nikkei 225 naik ke 44,68 poin (0,49%) level 9.111,27.
- Indeks KOSPI menguat 4,66 poin (0,25%) ke level 1.872,48.
Rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG pada perdagangan kemarin kembali menguat dipicu oleh spekulasi Bank Sentral China akan memotong kembali reserve requirement (Giro Wajib Minimum) untuk mendorong kredit di China. Hal ini sangat memungkinkan terjadi didukung oleh inflasi China yang rendah seiring dengan turunnya harga komoditas global. Selain itu data services industries China bulan Juni juga tumbuh tertinggi sejak 3 bulan terakhir. Selain itu pasar juga berekspektasi bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) akan mengeluarkan kebijakan tambahan untuk mengatasi krisis Eropa. Petinggi ECB dijadwalkan bertemu pada 5 Juli dan diperkirakan akan ada penurunan suku bunga acuan dari 1%. Meski kemarin menguat cukup signifikan, akan tetapi kami melihat ruang untuk naik relatif terbatas ditengah ancaman aksi ambil untung. Kami proyeksikan indeks akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah pada kisaran support-resistance 4.010-4.070.
eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin IHSG mengalami kenaikan hingga kembali ke area 4020 – 4080, sehingga telah confirmed untuk kembali memulai trend bullishnya kembali, namun setelah kenaikan panjang dari 3635 maka tercipta posisi 3960 sebagai batas support IHSG agar dapat bertahan di area bullishnya serta besar peluang IHSG akan konsolidasi menuju area 3960 itu.
Untuk kenaikan beberapa hari kedepan ada resistance di 4080 – 4130 yang menjadi resistance minor uptrend.
Untuk perdagangan hari ini strategi Sell On Strength adalah strategi terbaik yang dapat dilakukan dalam mengantisipasi resistance 4080 – 4130, namun untuk beberapa saham yang uptrendnya baru mulai setelah breakout dari downtrendnya dapat dilirik untuk akumulasi.
Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah : BISI, AISA, UNVR, dan INDF.
(ang/ang)











































