VP Investment Banking PT Andalan Artha Advisindo Sekuritas, Jimmy Randiatmoko dalam keterangan tertulisnya menerangkan, Gading Developmen akan menawarkan saham sebanyak 4 miliar lembar kepada publik dengan harga penawaran Rp 105 per lembar. Nilai penawaran umum sekitar Rp 420 miliar, dengan harga nilai nominal Rp 100 per lembar.
Perseroan juga menyertakan waran seri I sekitar 2 miliar lembar atau sekitar 33,31% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Waran diberikan secara cuma-cuma. Setiap 2 pemegang saham baru berhak atas 1 lembar waran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penggunaan dana sekitar Rp 95,874 miliar atau 23,97% sebagai pembayaran utang kepada Palazzo Properti Holding Ltd. (terafiliasi). Perseroan dengan Palazzo telah menyepakati settlement agreement di 31 Desember 2011 hingga periode jatuh tempo di 5 Desember 2012. Perjanjian ini bertujuan untuk investasi pada SAM yang merupakan entitas anak perseroan.
Hasil IPO juga sekitar 32,5% atau Rp 130 miliar sebagai pembayaran kewajiban kepada PT AB Sinar Mas Multifinance, kemudian pembayaran kepada Bank Sinarmas sekitar Rp 13,51 miliar, serta Rp 50 miliar atau 12,5% sebagai pembayaran kewajiban kepada Bank Central Asia (BCA).
Alokasi dana penawaran saham Rp 50 miliar sebagai peningkatan modal di PT Gading Hotel & Resort, yang kemudian dipinjamankan kepada PT Graha Kirana Indonesia (GKI) sebagai biaya pembangunan Zes't Hotel di Cirebon. Sisanya sekitar 0,15% sebagai penambalan modal kerja perseroan dan 15% sebagai peningkatan modal di PT Swakarsa Adimanunggal (SAM).
Penjatahan saham pasti (fixed allotment) kepada investor sebanyak-banyaknya 98% atau sekitar 3,92 miliar lembar. Saham disebar ke beberapa investor istitusi diantaranya Dana Pensiun, Asuransi, Reksadana, Yayasan dan institusi bentuk lain serta individu di dalam negeri. Untuk penjatahan terpusat (pooling) hanya 80 juta lembar.
Sebagai penjamin pelaksana efek, perseroan menunjuk PT Andalan Artha Advisindo Sekuritas, dimana penjamin emisi efek diantaranya PT Bumiputera Capital Indonesia, PT Danasakti Securities, PT HD Capital Tbk, PT Lautandhana Securindo Tbk, PT Minna Padi Investama Tbk, PT Panca Global Securities Tbk dan PT Reliance Securities, PT Woori Securities Tbk dan PT Yulie Sekurindo Tbk.
(wep/ang)











































