Saham perusahaan alat berat ini pada lima menit pertama perdagangan berangsur-angsur menurun menuju harga IPO. Pada pukul 9.35 saham perseroan berada dikisaran Rp 465 per lembar atau naik 16,25% dari harga perdana.
Saham Kobexindo telah mengalami transaksi sebesar 38.400 lot dengan total volume Rp 9,12 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil penawaran saham perdana digunakan perseroan untuk pembiayaan belanja modal (capital expenditure capex), pembiayaan ekspansi cabang dan pelunasan utang.
"Sebanyak 40% untuk modal kerja, 34% untuk pembangunan perluasan cabang dan depo serta infrastrukturnya, 21% untuk pelunasan utang dan 1% untuk penyertaan modal pada anak usaha, yaitu PT Kobexindo Equipment," jelas Presiden Direktur Kobexindo Tractors, Humas Soputro.
(wep/ang)











































