Hal ini disampaikan Luhut usai listing anak usahanya di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (6/7/2012).
"Saham ke New York, saya ikut dan respon investor baik namun memang market slow. Kita bisa lakukan lagi (pelepasan saham) tahun depan 10% lagi," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau kita nunggu akhir atau awal tahun akan sama saja. (IPO) ini paling tidak kita buktikan kepada (investor) luar. Terbukti kita dapat respon yang baik. 70% diserap asing," tuturnya.
Luhut mengaku pemangkasan porsi saham perdana menjadi 10,5% adalah baik bagi perseroan. Diharapkan tahun depan valuasi saham TOBA membaik hingga dengan pelepasan saham baru menghasilkan nilai lebih tinggi.
"Valuasinya memang nggak segini," ucap Luhut.
Saham TOBA pada awal perdagangan pukul 9.30 waktu JATS hari ini, Jumat (6/7/2012), naik tipis Rp 20 ke level Rp 1.920 dari harga pelaksanaan Rp 1.900 per lembar. Jelang penutupan perdagangan sesi I, TOBA berada pada level Rp 2.100 per lembar.
(wep/ang)











































