Masa penawaran saham perdana sudah dilakukan perseroan dari 29 Juni hingga 3 Juli 2012. Anak usaha grup MNC itu juga telah menyelesaikan roadshow internasional pada minggu lalu.
"Terjadinya permintaan saham sebanyak ini merupakan salah satu indikasi utama keberhasilan IPO Perseroan," katanya Direktur Utama MNC Sky Vision Rudy Tanoesoedibjo dalam keterangan tertulis, Sabtu (7/7/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sangat yakin untuk ke depannya Perseroan akan mampu memberikan imbal hasil yang sangat positif bagi para investor," tambah Rudy.
Selama bulan April dan Mei 2012, jumlah pelanggan Indovision bertambah masing-masing sebanyak 39.000 dan 50.000 pelanggan sehingga telah mencapai 1.356.360 pelanggan per 31 Mei 2012.
Perseroan memperkirakan jumlah pelanggan akan bertambah sekitar 55.000 pelanggan di bulan Juni, sehingga mencapai sekitar 1,41 juta pelanggan di akhir Juni 2012. Ini berarti pertumbuhannya sekitar 144.000 selama kuartal kedua 2012, atau rata-rata 48.000 per bulan.
Angka ini jauh melebihi (141%) dari target yang telah diproyeksikan sebelumnya di awal tahun, yaitu pertumbuhan sebesar 102.000 pelanggan baru selama kuartal kedua 2012 atau rata-rata 34.000 pelanggan per bulan.
Berdasarkan data riset dari MPA (Media Partner Asia), Indovision menguasai sekitar 70% pangsa pasar TV berlangganan di Indonesia yang merupakan terbesar di industri ini.
Perseroan saat ini menayangkan 110 channel, lebih dari 20 channel diantaranya adalah eksklusif dan beroperasi dengan sekitar 8.500 karyawan yang tersebar di kantor pusat dan 58 kantor cabang.
Saham Perseroan direncanakan untuk memasuki lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari Senin tanggal 9 juli 2012 mendatang, dengan kode saham MSKY.
(ang/rrd)











































