Mengakhiri perdagangan akhir pekan, Jumat (6/7/2012), IHSG ditutup terpangkas 14,639 poin (0,35%) ke level 4.055,197. Sementara Indeks LQ45 ditutup melemah 3,031 poin (0,44%) ke level 694,535.
Akhir pekan lalu, pasar saham Wall Street jatuh lebih dari satu persen di akhir pekan. Koreksi tersebut langsung menghapus poin yang sudah diraihnya dalam satu pekan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sentimen bursa global akan membawa IHSG ke teritori negatif pada perdagangan hari ini. Koreksi juga terjadi karena posisi IHSG yang sudah cukup tinggi akibat penguatan selama dua pekan terakhir.
Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi ini:
- Indeks Nikkei 225 anjlok 93,38 poin (1,04%) ke level 8.927,37. Β
- Indeks KOSPI jatuh 22,04 poin (1,19%) ke level 1.836,16. Β
Rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG pada perdagangan terakhir pekan lalu ditutup melemah menyusul sentimen negatif dari pergerakan bursa regional. Penurunan yang terjadi diakibatkan kebijakan stimulus ekonomi yang diambil bank sentral Eropa (ECB) tidak berhasil memenuhi ekspektasi investor, meski ECB telah menurunkan suku bunga acuan sebesar 25bp menjadi 0,75%. Berdasarkan pantauan yield obligasi italy dan Spanyol kembali melonjak setelah ECB mengumumkan penurunan suku bunga tanpa disertai adanya kebijakan lainnya untuk mendorong pertumbuhan membuat pasar kecewa. Selain ECB, China juga menurunkan suku bunganya untuk kedua kalinya dalam 1 bulan. Suku bunga pinjaman diturunkan 31bp sedangkan suku bunga deposit 25bp. Kalangan analis menduga pertumbuhan ekonomi China kuartal 2 yang akan dirilis pekan depan diperkirakan lebih rendah dari kuartal 1 sehingga pemerintah melakukan penurunan suku bunga untuk mendorong pertumbuhan. Mengawali pekan ini kami proyeksikan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas. Meski melemah pada perdangan Jumat, kami melihat IHSG masih berada dalam trend menguat. Pelemahan yang terjadi merupakan fenomena yang masih dalam kewajaran mengingat indeks dalam 2 pekan bergerak menguat. Kami melihat kalaupun koreksi masih berlanjut, hal ini merupakan peluang investor untuk melakukan akumulasi di harga bawah (buy on weakness). Kisaran support-resistance hari ini 4.020-4.075.
Danpac Sekuritas
Bursa Eropa dan bursa AS terlihat ditutup dalam kondisi negatif akhir pekan lalu (06/07) dipicu oleh data pertumbuhan tenaga kerja AS yang berdasarkan Nonfarm Payrolls per Juni yang mengalami pertumbuhan dibawah ekspektasi pasar yang pada akhirnya meningkatkan pesimisme investor akan kekuatan pemulihan pertumbuhan ekonomi AS. Nonfarm Payrolls per Juni mengalami pertumbuhan dari 77.000 pada periode sebelumnya menjadi 80.000 pada periode Juni atau dibawah angka konsensus di level 90.000. Sementara angka tingkat pengangguran (Unemployment Rate) AS per bulan Juni tidak mengalami perubahan atau tetap di angka 8,2%. Kondisi di AS ini menambah pesimisme investor akan laju pertumbuhan ekonomi global setelah sebelumnya pernyataan Presiden ECB, Mario Draghi yang menyatakan bahwa ekonomi zona eropa hanya akan pulih secara bertahap, telah menekan pergerakan pasar saham sebelumnya. Sentimen negatif bursa global ini kami perkirakan akan berpotensi membuat IHSG kembali terjebak dalam teritori negatif pada perdagangan awal pekan ini (09/07). IHSG kami perkirakan masih akan berpeluang melanjutkan pelemahannya dengan kisaran pergerakan pada level support 4.018 - 4.027 dan level resistance 4.064-4.073.
(ang/ang)











































