Creador & Saban Capital Kuasai 30% Saham IPO TV Berbayar Hary Tanoe

Creador & Saban Capital Kuasai 30% Saham IPO TV Berbayar Hary Tanoe

Whery Enggo Prayogi - detikFinance
Senin, 09 Jul 2012 11:17 WIB
Creador & Saban Capital Kuasai 30% Saham IPO TV Berbayar Hary Tanoe
Jakarta -

Dua anchor investor, Creador Malaysia dan Saban Capital Group membeli saham PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) dari total saham yang dicatatkan. CEO Grup MNC, Harry Tanoesoedibjo mengatakan masuknya kedua investor institusi ini menunjukan minat yang tinggi atas MSKY.

"Saban membeli saham 17% dari total yang ditawarkan kepada publik. Sedangkan Creador membeli 13%," kata Harry di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (9/7/2012).

Memang perseroan menawarkan sekitar 20% dari modal disetor dan ditempatkan penuh atau sekitar 1.412.776.000 lembar. Ini terdiri dari saham baru 847.666.000 lembar dan saham divestasi milik PT Bhakti Investama Tbk (BHIT) sebanyak 565.110.00 lembar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika mengambil saham yang ditawarkan, kedua investor ini memiliki 423.832.800 lembar, atau 30% dari total penawaran saham. "Sedangkan yang lainya dimiliki fund manager," ucap Harry.

Rudy Tanoesoedibjo menambahkan, minat investor atas saham perseroaan cukup tinggi. Dari total nilai US$ 220 juta yang ditawarkan, total pemesan mencapai US$ 520 juta.

"Kami percaya kinerja perusahaan akan membaik tahun ini. dimana hingga Juni total pelanggan kami mencapai 1,411 juta pelanggan. Hingga akhir tahun, sesuai target jumlah pelanggan mencapai 1,6 juta pelanggan," tuturnya.

"Namun melihat pertumbuhan kali ini, total pelanggan kami akan melampaui. Sekitar 1,7 juta-1,8 juta pelanggan. Ini yang kami hitung adalah pelanggan rumah tangga atau direct to home," tegasnya.

Atas penawaran ini, perseroan mendapat uang Rp 1,2 triliun. Terdapat pula Rp 800 miliar yang menjadi hak Global Mediacom, selaku pemegang saham yang melepas kepemilikan saham MSKY.

"Sebagai belanja modal diantaranya pembelian dekoder, antena, kartu tayang, dan peralatan penunjang penyiaran," imbuhnya.

(wep/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads