Untuk memenuhi dana tersebut, Corporate Secretary HOME Henry Chevalier menjelaskan, manajemen berencana menerbitkan saham baru atau rights issue dengan nilai yang sama.
"Rencana corporate action rights issue, akan tetapi masih dalam tahap pengkajian dan analisa market. Perusahaan akan akuisisi perusahaan properti yang memiliki area 20 ha," kata Henry di Jakarta, Senin (9/7/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Batam lokasinya pinggir pantai. Masih penjajakan, siapa tahu ada stand by. Belum bisa dipastikan kapan, namun mudah-mudahan dapat berpartisipasi," ucap Henry.
Target pembeli kondominium adalah warga Singapura, karena lokasi yang berdekatan dengan Batam. "Singapura dekat dan lahan yang tersedia di Singapura sudah padat sekali," tegasnya.
Penambahan aset baru ini diharapkan dapat memperbaiki kinerja HOME di masa mendatang, sehingga manajemen tidak hanya mengandalkan operasional. Tahun ini diharapkan HOME mencatat laba Rp 7 miliar dengan pendapatan Rp 50 miliar, setelah pada triwulan I menderita rugi Rp 2,022 miliar.
"Batam kota industri, persaingan cukup ketat," imbuhnya.
(wep/dnl)











































