Menutup perdagangan awal pekan, Senin (9/7/2012), IHSG ambles 70,152 poin (1,73%) ke level 3.985,045. Sementara Indeks LQ45 ambruk 13,987 poin (2,02%) ke level 680,548.
Pasar saham Wall Street terkena koreksi menyusul lemahnya data ekonomi Asia dan Eropa, ditambah dengan tingginya imbal hasil obligasi Spanyol dan Italia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini, tekanan jual di IHSG akan mendapat perlawanan dari minat beli yang akan muncul seiring positifnya bursa regional. Indeks akan cenderung mixed dengan sentiment positif.
Pergerakan bursa di regional pagi ini:
- Indeks Nikkei 225 menguat 40,29 poin (0,45%) ke level 8.937,17. Β
- Indeks KOSPI naik tipis 1,53 poin (0,08%) ke level 1.837,66. Β
Rekomendasi saham untuk hari ini:
eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin IHSG mengalami penurunan yang mengakibatkan MACD Histogram turun namun disbanding histogram kemarin, hingga penurunan ini telah memasuki buying area, sehingga strategi Buy on Weakness tetap menjadi trading plan yang kami sarankan hingga IHSG mencapai level 3930 β 3960, Indikator fast stochastic telah mencapai level oversold, sehingga jika perdagangan besok kembali IHSG mengalami tekanan, maka besok adalah saat yang tepat untuk memulai akumulasi BUY. Untuk perdagangan hari ini kami perkirakan IHSG akan cenderung mixed dengan sentiment positif, adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah : PGAS,BUMI,INTP dan SMCB
Panin Sekuritas
Bursa Indonesia hari ini diperkirakan akan bergerak mixed dimana tekanan jual akan mulai mendapat perlawanan dari minat beli yang akan muncul seiring positifnya bursa regional, setiap pelemahan dapat dimafaatkan untuk Buy on Weakness terutama pada saham-saham blue chip.
(ang/ang)











































