Harga minyak juga kembali turun di bawah US$ 100 per barel menyusul lambatnya permintaan dari China bulan lalu. Tapi pasar saham Eropa malah menguat tak lama setelah Spanyol diberi dana bantuan Rp 333 triliun.
Sayangnya Jerman memutuskan untuk menunda dana bantuan Uni Eropa yang dikenal dengan European Stability Mechanism karena situasi pasar masih belum kondusif. Setelah pasar Eropa menguat, imbal hasil obligasi Spanyol dan Italia juga menurun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini seperti menggali minyak, euro jatuh secara perlahan. Euro seolah tidak punya tulang belakang sekarang ini. Terus-terusan saja jatuh," kata Matthew Lifson, trader senior dan analis pasar dari Cambridge Mercantile Group di Princeton, New Jersey, dikutip dari Reuters, Rabu (11/7/2012).
Pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat, Indeks Dow Jones jatuh 83,17 poin (0,65%) ke level 12.653,12. Indeks Standard & Poor's 500 melemah 10,99 poin (0,81%) ke level 1.341,47. Indeks Komposit Nasdaq kehilangan 29,44 poin (1,00%) ke level 2.902,33.
(ang/ang)











































