Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hanya naik tipis 4 poin menyusul aksi tunggu investor yang menanti laporan keuangan semester I-2012. Indeks bergerak fluktuatif dalam rentang yang tipis.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG turun tipis 2,162 poin (0,06%) ke level 4.007,516 karena aksi tunggu yang dilakukan investor jelang laporan kinerja emiten. Hari ini warga DKI Jakarta libur untuk memilih gubernur baru periode 2012-2017.
Sentimen dari Jerman yang menunda rencana pemberian dana talangan membuat pelaku pasar khawatir. Nilai tukar euro terhadap dolar juga mencapai titik terendahnya dalam dua tahun terakhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, Rabu (11/7/2012), IHSG naik tipis 4,386 poin (0,10%) ke level 4.014,064. Sementara Indeks LQ45 menguat 2,070 poin (0,30%) ke level 687,970.
Rata-rata investor yang berasal dari Jakarta baru mulai aktif menjelang siang karena Pemilukada yang dilakukan pagi tadi. Namun, transaksi di bursa ternyata tidak mengendur dan tetap cukup ramai.
Investor asing dan domestik banyak lakukan aksi tunggu terkait laporan keuangan emiten. Aksi tunggu ini dibarengi dengan aksi beli selektif di saham-saham yang masih murah.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 63.923 kali pada volume 2,597 juta lot saham senilai Rp 1,894 triliun. Sebanyak 106 saham naik, sisanya 126 saham turun, dan 80 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini kompak melemah di zona merah menyusul kurang ramainya transaksi. Sentimen krisis Eropa membuat pelaku pasar regional makin berhati-hati.
Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai melemah 4,68 poin (0,22%) ke level 2.159,75.
- Indeks Hang Seng turun 74,96 poin (0,39%) ke level 19.321,40.
- Indeks Nikkei 225 berkurang 33,65 poin (0,38%) ke level 8.824,08.
- Indeks Straits Times terkoreksi 8,34 poin (0,28%) ke level 2.972,96.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Taisho (SQBI) naik Rp 17.000 ke Rp 209.000, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 700 ke Rp 59.900, Astra Agro (AALI) naik Rp 400 ke Rp 22.500, dan Lion Metal (LION) naik Rp 400 ke Rp 10.400.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain United Tractor (UNTR) turun Rp 450 ke Rp 22.200, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 300 ke Rp 15.150, Samudera Indonesia (SMDR) turun Rp 275 ke Rp 3.825, dan Harum Energy (HRUM) turun Rp 200 ke Rp 5.800.











































