"Kita ingin brand Garuda di market luar lebih strong (kuat). Sekarang kalau melihat Garuda dilihat harganya. Kalau brand di dalam negeri kan sudah, orang tidak lagi lihat harga," kata Direktur Pemasaran Garuda Indonesia, Elisa Lumbantoruan kepada detikFinance, di Jakarta, Rabu (11/7/2012).
Penawaran menjadi official airline partner, lanjut Elisa, tidak hanya datang dari Liverpool. Tercatat ia memperoleh hal yang sama dari klub-klub sepakbola lain di Liga Eropa. Namun Elisa enggan menyebut masing-masing klub tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Liverpool juga frekuensi pertandingannya pun di home base, baik siaran live atau reply, jauh lebih banyak," tambahnya.
Atas kerja sama ini, Garuda bisa 'nampang' di Stadion Anfield, berupa space LED Advertising. "Kita dapat slot 6 menit dari total pertandingan 90 menit," kata Elisa.
Ongkos iklan ini bahkan lebih murah dibandingkan iklan yang sama di stasiun televisi manapun, luar atau dalam negeri.
"Ini dari sisi pemasaran jauh lebih murah dari pada iklan di TV manapun," pungkasnya.
(wep/ang)











































