"Yang utama, kerjasama ini untuk meningkatkan kemampuan teknisi perawatan pesawat Garuda. Kemudian membuka peluang untuk memberikan pelayanan bagi konsumen maskapai lain," jelas President and CEO GMF Aeroasia, Richard Budihadianto di Farnborough, Inggris, Rabu (11/7/2012).
Garuda dalam beberapa tahun ke depan, akan mendatangkan puluhan pesawat Airbus. Karena itu tentu membutuhkan teknisi dan ahli guna melakukan penanganan pesawat. Penandatanganan di lakukan di Farnborough. Ikut menyaksikan Dirut Garuda Emirsyah Satar, Dubes RI di London Hamzah Thayeb.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Airbus, nantinya akan mengirimkan instruktur yang memberi pelatihan bagi teknisi di Indonesia. GMF memiliki lokasi pelatihan di Cengkareng. Selama ini, seluruh maskapai yang memiliki Airbus, termasuk Garuda mengirimkan teknisinya untuk belajar di Toulouse, Prancis.
Sedang dari pihak Airbus menegaskan, pihaknya akan mengirimkan ahli untuk melatih 6 teknisi GMF di Indonesia. Diharapkan terus akan meningkat sehingga bisa membantu mendukung Airbus.
"Mereka akan mendapat pelatihan untuk pesawat Airbus 320 hingga 380. Ini adalah kerjasama yang pertama di dunia. Ini untuk membantu maskapai dan ini akan menjadi lebih efisien," tuturnya Executive Vice President of Airbus Customer Service, Didier Lux.
(ndr/ang)











































