Menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (13/7/2012), IHSG menanjak 35,553 poin (0,89%) ke level 4.019,673. Sementara Indeks LQ45 melaju 6,319 poin (0,92%) ke level 687,180.
Akhir pekan lalu, saham-saham di bursa Wall Street AS mengakhir kejatuhannya dalam enam hari terakhir, terbantu oleh hasil kerugian JPMorgan yang ternyata tidak sebesar yang diprediksi akibat transaksi derivatif di London.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini, IHSG berpeluang kembali menguat ditopang oleh positifnya bursa global akhir pekan lalu. Minat beli investor domestik diprediksi akan kembali muncul yang dimulai sejak sejak akhir pekan.
Pergerakan bursa saham Asia pagi ini:
- Indeks All Ordinaries menguat 37,30 poin (0,91%) ke level 4.155,60. Β
- Indeks KOSPI naik 2,39 poin (0,13%) ke level 1.815,28. Β
Rekomendasi saham untuk hari ini:
eTrading Securities
Pada perdagangan akhir pekan lalu IHSG kembali mengalami kenaikan, namun tetap belum lepas dari area sidewaysnya, support 3930-4040 adalah area sideways IHSG, kami sarankan untuk kembali sell on strenght pada level ini hingga resistance tertembus, setelah itu baru dapat melakukan pembelian kembali.
Untuk perdagangan senin, kami perkirakan IHSG akan berpeluang mixed, dimana area support dan resistance adalah 3930-4040 yang merupaka area sideways IHSG. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah ASII, BBRI, GGRM, dan UNTR.
Semesta Indovest
Bursa AS ditutup menguat tajam pada perdagangan Jumat dimana ndeks Dow Jones melonjak 203,82 poin atau 1,62%, S&P 500 naik 1,62%, dan Nasdaq menguat 1,48%. Rally indeks ditopang oleh laporan kinerja JP Morgan yang melebihi ekspektasi, saham JP Morgan naik 5,9%% diikuti oleh saham-saham financial lainnya seperti Bank of America, Morgan Stanley, Goldman Sach, dan Wells Fargo naik lebih dari 3%. Dari data ekonomi, indeks consumer sentiment turun ke level 72 terendah sejak Desember lalu, indeks harga produsen naik 0,1% diluar dugaan para ekonomi ditengah turunnya harga energi.
Bursa eropa ditutup menguat ditopang oleh positifnya Wallstreet dan pertumbuhan GDP China yang sesuai dengan perkiraan analis. Indeks FTSE naik 1%.
Bursa Indonesia hari ini berpeluang untuk kembali menguat ditopang oleh positifnya bursa Wallstreet pada akhir pekan yang mendukung minat beli investor domestic yang mulai muncul sejak akhir pekan lalu.
(ang/ang)











































