IHSG Mixed Cenderung Menguat Terbatas

Rekomendasi Saham

IHSG Mixed Cenderung Menguat Terbatas

- detikFinance
Selasa, 17 Jul 2012 08:12 WIB
IHSG Mixed Cenderung Menguat Terbatas
Ilustrasi foto: Angga/detikFinance
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin menguat 27 poin menyusul aksi beli investor di saham-saham yang masih murah. Koreksi saham-saham konsumer menghambat laju penguatan IHSG

Mengakhiri perdagangan, Senin (16/7/2012), IHSG ditutup naik 27,792 poin (0,69%) ke level 4.047,465. Sementara Indeks LQ45 ditutup menguat 4,281 poin (0,62%) ke level 691,461.

Pasar saham Wall Street belum berhenti terkena koreksi menyusul penjualan retail Amerika Serikat (AS) di bulan Juni yang secara tidak terduga melambat. Koreksi ini membuat indeks S&P 500 jatuh tujuh kali dalam delapan perdagangan terakhir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Senin waktu setempat, Indeks Dow Jones jatuh 49,88 poin (0,39%) ke level 12.727,21. Indeks Standard & Poor's 500 menipis ke level 3,14 poin (0,23%) ke level 1.353,64. Indeks Komposit Nasdaq kehilangan 11,53 poin (0,40%) ke level 2.896,94.

Hari ini, indeks masih punya peluang untuk menguat tapi terhambat negatifnya bursa global dan mixed-nya bursa Asia. Diprediksi IHSG akan masuk tren bearish untuk jangka pendek.

Pergerakan bursa-bursa Asia pagi ini:

  • Indeks Nikkei 225 naik tipis 4,29 (0,05%) ke level 8.728,41. Β 
  • Indeks KOSPI melemah 6,17 poin (0,34%) ke level 1.811,62. Β 

Rekomendasi saham untuk hari ini:
eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin (16/7) Indeks Dow Jones ditutup turun 50 poin (-0.39%) ke 12,727.20 setelah International Monetary Fund (IMF) menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia dan keluarnya data penjualan retail AS yang secara mengejutkan mengalami penurunan.

Minyak light sweet diperdagangkan di level US$88.12 per barel di New York setelah data manufaktur pada bulan Juli di wilayah New York dan sekitarnya menunjukkan pertumbuhan yang melebihi estimasi semula.

IHSG kemarin (16/7) ditutup naik 27 poin (+0.69%) ke 4,047.46 dengan asing tercatat melakukan net buy di pasar regular sebesar Rp89 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. TLKM, LSIP, MNCN, PGAS dan TBIG.

Mata uang Rupiah terdepresiasi pada 9,489 per Dollar AS.

Secara teknikal, IHSG mengalami kenaikan yang terbatas yang menunjukkan masa konsolidasi IHSG yang cukup panjang sehingga Sell on Strength tetap kami rekomendasikan untuk trading plan jangka pendek.

MACD histogram terlihat melemah dan stochastic fast juga terlihat melemah namun belum mencapai titik oversold.

Hari ini (17/7) IHSG diperkirakan akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah dikisaran 3,960-4,090 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. BBCA, BBRI dan UNTR.

Oso Securities
Hari ini IHSG diperkirakan akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas. Secara teknikal, indikator stochastic oscilator telah membentuk pola golden cross di area netral yang mengindikasikan IHSG masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya. Namun demikian, kami menghimbau kepada para investor untuk berhati-hati mengingat candle IHSG membentuk pola shooting star yang mengindikasikan akan terjadi trend bearish untuk jangka pendek. Hari ini IHSG diperkirakan akan bergerak pada level 4008 – 4092.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads