Sejak 21 tahun lalu hanya ada 18 BUMN yang berani menjadi perusahaan terbuka. Apa penyebabnya? Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Ito Warsito pun mempertanyakan keberanian BUMN untuk listing.
"Apa mereka (BUMN) takut transparan?" kata Ito di kantornya, Selasa (17/7/2012). "Kalau memang menganggap IHSG sebagai indikasi perekonomian kita, maka perbanyaklah IPO BUMN," tambah Ito.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk Waskita Karya harus restrukturisasi dan lain-lain. Intinya, kalau hanya satu yang diajukan, kami (DPR) tidak bisa meloloskan beberapa perusahaan lainnya," ucap Ito.
Airlangga tidak henti mendorong BUMN sektor perkebunan dan migas untuk segera listing di pasar modal Indonesia. "Harus melihat negara kita yang memiliki resources cukup besar di perkebunan," imbuhnya.
(wep/ang)











































