Minim IPO, Apakah BUMN Takut Transparansi?

Minim IPO, Apakah BUMN Takut Transparansi?

Whery Enggo Prayogi - detikFinance
Selasa, 17 Jul 2012 17:15 WIB
Minim IPO, Apakah BUMN Takut Transparansi?
Ilustrasi foto: Whery/detikFinance
Jakarta - Investor selalu menantikan Initial Public Offering (IPO) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) setiap tahun. Namun sayang, proses IPO perusahaan negara tidak terjadi setiap tahun.

Sejak 21 tahun lalu hanya ada 18 BUMN yang berani menjadi perusahaan terbuka. Apa penyebabnya? Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Ito Warsito pun mempertanyakan keberanian BUMN untuk listing.

"Apa mereka (BUMN) takut transparan?" kata Ito di kantornya, Selasa (17/7/2012). "Kalau memang menganggap IHSG sebagai indikasi perekonomian kita, maka perbanyaklah IPO BUMN," tambah Ito.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketua Komisi VI DPR sekaligus Ketua Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) Airlangga Hartarto menambahkan, di 2012 pemerintah melalui Kementerian BUMN baru mengajukan satu nama perusahaan plat merah IPO ke DPR, yakni PT Semen Baturaja. Sedangkan permohonan IPO PT Waskita Karya belum masuk 'Senayan'.

"Untuk Waskita Karya harus restrukturisasi dan lain-lain. Intinya, kalau hanya satu yang diajukan, kami (DPR) tidak bisa meloloskan beberapa perusahaan lainnya," ucap Ito.

Airlangga tidak henti mendorong BUMN sektor perkebunan dan migas untuk segera listing di pasar modal Indonesia. "Harus melihat negara kita yang memiliki resources cukup besar di perkebunan," imbuhnya.

(wep/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads