Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 9.480 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.470 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 0,064 poin (0,01%) ke level 4.096,260. Sedangkan Indeks LQ45 menguat tipis 0,016 poin (0,01%) ke level 700,140.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Investor masih berhati-hati akibat sentimen data manufaktur dan tenaga kerja AS yang melambat, meski di tengah penguatan pasar global. Posisi indeks yang sudah tinggi juga bisa dimanfaatkan untuk aksi ambil untung.
Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG menguat tipis 0,576 poin (0,01%) ke level 4.096,722. Sementara Indeks LQ45 menipis 0,102 poin (0,01%) ke level 700,022.
Kemarin, IHSG menguat 14 poin di akhir perdagangan aksi beli oleh investor asing. Sayangnya indeks gagal bertahan di level 4.100.
Semalam, Wall Street menguat untuk hari ketiganya berturut-turut didorong penguatan saham-saham teknologi. Pelaku pasar juga berharap adanya tambahan stimulus dari pemerintah menyusul lemahnya data ekonomi AS.
Bursa-bursa di Asia bergerak mixed setelah merespon buruknya data manufaktur dan tenaga kerja AS yang baru saja dirilis. Pasar saham regional pun bergerak dalam rentang yang tipis.
Berikut kondisi bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik tipis 0,81 poin (0,04%) ke level 2.185,65.
- Indeks Hang Seng menguat 48,58 poin (0,25%) ke level 19.607,63. Â
- Indeks Nikkei 225 melemah 20,01 poin (0,23%) ke level 8.775,54. Â
- Indeks Straits Times turun 12,04 poin (0,40%) ke level 3.016,92. Â
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah di posisi Rp 9.480 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.470 per dolar AS.
(ang/ang)











































