IFC Memberikan Pinjaman Modal US$ 60 Juta Kepada Bank NISP
Rabu, 25 Agu 2004 11:29 WIB
Jakarta -
International Finance Corporation (IFC) anak usaha Bank Dunia memberikan pinjaman modal total sebesar US$ 60 juta kepada Bank NISP Tbk. Pinjaman itu terdiri atas pinjaman jangka panjang (senior loans) sebesar US$ 35 juta dan fasilitas jaminan (partial guarantee) sebesar US$ 25 juta.Penandatangan pemberian kredit itu dilakukan oleh Country Manager IFC Indonesia German A Vegarra dan Presdir NISP Pramukti Surdaudaja yang berlangsung di kantor Bank Dunia, Gedung BEJ, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (25/8/2004).Menurut German, untuk fasilitas senior loans yang diberikan sebesar US$ 35 juta berjangka waktu lima tahun dengan bunga Libor +2,5 persen. "Dari suku bunga yang ditawarkan menguntungkan untuk NISP karena lebih rendah jika dibandingkan dengan pinjaman komersial jangka panjang lainnya," katanya. Menurut German, rata-rata suku bunga yang diberikan antara 2-3 persen. Sedangkan Presdir NISP Pramukti mengatakan pinjaman sebesar US$ 35 juta akan digunakan untuk memperkuat sumber pendanaan jangka panjang serta meningkatkan kualitas risk management terutama untuk pinjaman yang berorientasi ekspor saat ini pinjaman jangka panjang NISP baru 11 persen. Sementara semula ditargetkan sebesar 14-15 persen."Diharapkan dana dari IFC target pinjaman jangka panjang akan terpenuhi," kata Pramukti. Sedangkan dana sebesar US$ 25 juta merupakan skema garansi parsial yang dijadikan cara untuk menggunakan kekuatan balanced IFC untuk membantu perusahaan seperti Bank NISP dalam melakukan penetrasi sekmen pasar yang tengah berkembang. Garansi IFC ini akan dapat membantu NISP dalam melanjutkan usahanya bekerjasamanya dengan klien-klien besar. Saat ini IFC memiliki 15,05 persen saham di Bank NISP.
(san/)










































