Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka bertambah 2,420 poin (0,06%) ke level 4.012,213 di tengah maraknya sentimen negatif terutama krisis utang Uni Eropa. Aksi beli selektif terjadi di saham-saham unggulan yang sudah murah.
Provinsi Murcia di Spanyol sudah meminta bantuan langsung kepada pemerintahnya untuk menjaga stabilitas finansial. Media lokal Spanyol juga memberitakan, permintaan bantuan itu juga dilakukan oleh enam provinsi lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski di tengah berbagai sentimen negatif tersebut, IHSG berhasil menanjak ke posisi tertingginya hari ini di 4.035,283. Setelah naik cukup tinggi, investor mulai mengambil untung dan indeks pun jatuh ke zona merah.
Pada penutupan perdagangan sesi I, Selasa (24/7/2012), IHSG terpangkas 11,283 poin (0,29%) ke level 3.998,510. Sementara Indeks LQ45 terkoreksi 2,465 poin (0,37%) ke level 679,961.
Investor menjadi kurang bersemangat akibat berbagai sentimen eksternal tadi. Sehingga perdagangan kali ini berjalan cukup sepi. Investor asing juga memilih untuk lakukan aksi tunggu sampai situasi global mereda.
Belum banyak emiten yang melaporkan kinerja keuangan paruh pertama tahun ini. Sehingga indeks kekurangan katalis penggerak karena investor masih lakukan aksi tunggu.
Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 51.203 kali pada volume 2,663 juta lot saham senilai Rp 1,341 triliun. Sebanyak 109 saham naik, sisanya 102 saham turun, dan 105 saham stagnan.
Pasar saham di Asia bergerak mixed dengan kecenderungan melemah hingga siang hari ini. Bursa saham Hong Kong berencana memundurkan jadwal pembukaan perdagangan hari ini terkait dengan bencana angin topan yang terjadi sejak pagi tadi.
Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai turun 4,96 poin (0,23%) ke level 2.136,44. Â
- Indeks Nikkei 225 melemah 2,78 poin (0,03%) ke level 8.505,54. Â
- Indeks Straits Times naik 15,41 poin (0,52%) ke level 2.997,90. Â
- Indeks KOSPI menipis 1,13 poin (0,06%) ke level 1.788,31. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Eatertainment (SMMT) naik Rp 190 ke Rp 1.140, Indocement (INTP) naik Rp 150 ke Rp 19.050, J Resources (PSAB) naik Rp 125 ke Rp 4.075, dan Bukit Asam (PTBA) naik Rp 100 ke Rp 15.450.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Fastfood (FAST) turun Rp 2.500 ke Rp 11.500, Dian Swastatika (DSSA) turun Rp 1.000 ke Rp 13.000, Indomobil (IMAS) turun Rp 250 ke Rp 6.650, dan HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 200 ke Rp 50.200.
(ang/dru)











































