PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) tengah mengkaji penerbitan obligasi guna melunasi utang perseroan yang jatuh tempo sekitar Rp 200-300 miliar dari Bank DKI dan Bank Mandiri. Dananya juga akan digunakan untuk pengembangan usaha.
Salah satu pegembangan yang akan dilakukan perseroan adalah pembangunan taman hiburan baru. Selain obligasi, perseroan juga mempertimbangkan mencari pinjaman ke bank lain.
"Masih dalam penelahaan (obligasi atau pinjaman bank). Dalam waktu dekat sudah bisa diinformasikan," kata Direktur Utama PJAA Budi Karya Sumadi di Jakarta, Rabu (25/7/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada bagian lain Budi menerangkan, realisasi belanja modal perseroan hingga semester I-2012 mencapai Rp 240 miliar atau 30%-40% dari dana yang dianggarkan Rp 600 miliar. Sejumlah perluasan Ancol yang telah dilakukan adalah Ancol Ocean Ecopark, Indoor Entertainment, Ocean Dream Samudra dan Kalila Adventure Dufan.
Lalu lintas yang semakin padat di kawasan Ancol menjadikan manajemen untuk memperbaiki pola transportasi. Dana Rp 10 miliar telah disiapkan Budi untuk memberi pelayanan transportasi kepada pengunjung, khususnya jelang Lebaran 2012.
(wep/ang)











































