BEJ dan TSE Jalin Kerjasama Saling Tukar Informasi
Kamis, 26 Agu 2004 10:49 WIB
Jakarta - Bursa Efek Jakarta (BEJ) melakukan kerjasama dengan Tokyo Stock Exchange (TSE) dalam bentuk pertukaran informasi. Kerjasama ini sebagai bentuk awal untuk menjajaki langkah yang lebih luas seperti meningkatkan modal. Dengan kerjasama ini masing-masing bursa memberikan pertukaran informasi yang diharapkan bisa menarik investor di Jepang kedepannya untuk masuk ke bursa Indonesia. MoU itu ditandatangani oleh Direktur Perdagangan dan Keanggotaan BEJ MS Sembiring dan Direktur Pengawasan BEJ Sihol Siagian. Sedangkan dari pihak TSE diwakili oleh Toshitsugu Shimizu, Finance Clearing & Settlement and International Affairs di Gedung BEJ, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (26/8/2004).Menurut Shimizu kerjasama dengan BEJ merupakan tahap awal yang baru menyangkut pertukaran informasi. Kerjasama ini dimaksudkan untuk menggerakan aktivitas pasar modal yang terus berkembang. "Kita punya sejarah kerjasama yang cukup panjang dengan BEJ selama ini dan kami nilai BEJ adalah partner yang baik dan potensial di kawasan Asia Tenggara," katanya.Mengenai kemungkinan masuknya investor Jepang ke Indonesia, Shimizu mengaku hingga saat ini belum punya gambaran tentang karakteristik investor Jepang yang akan berinvestasi di BEJ. Kerjasama ini belum berbentuk kerjasama modal namun tidak tertutup kemungkinan dimasa mendatang akan mengarah ke sana. Sedangkan Direktur Perdagangan dan Keanggotaan BEJ MS Sembiring mengatakan kerjasama pertukaran informasi dan pengetahun lebih penting daripada kerjasama dalam bentuk modal. Namun kedepannya untuk ditindaklanjuti untuk meningkatkan kerjasama meningkatkan modal.Sembiring juga menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada emiten di BEJ yang menyatakan minat untuk listing di TSE, sejauh ini baru penjajakan. Menurutnya beberapa industri yang cocok dengan karakteristik di Jepang adalah telekomunikasi dan elektronik.Kerjasama dalam bentuk awal ini disampaikan Sembiring seperti melakukan training bagi karyawan BEJ ke TSE dengan mengirim setiap tahun satu staf. Sedangkan Sekretaris Bapepam Wahyu Hidayat menilai kerjasama ini merupakan bentuk komitmen Bapepam untuk meningkatkan standar bursa di Indonesia agar bertaraf internasional.
(san/)











































