Berdasarkan keterangan tertulis Unilever seperti dikutip, Senin (31/7/2012), laba bersih per saham meningkat di semester I-2012 menjadi Rp 306 per lembar, dari periode sebelumnya Rp 271 per lembar.
Kinerja ini tidak lepas dari pencapaian pendapatan perusahaan consumer goods ini yang meningkat 16,87% dari Rp 11,46 triliun menjadi Rp 13,39 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Total hutang perseroan hingga Juni mencapai Rp 10,18 triliun, naik cukup tinggi dibanding posisi 31 Desember 2011 sebesar Rp 6,80 triliun. Sedangkan ekuitas terdongkrak tipis menjadi Rp 3,75 triliun, dibandingkan sebelumnya Rp 3,68 triliun.
Perseroan di tahun lalu meraih laba bersih Rp 4,2 triliun, dan 100% dialokasikan untuk dividen kepada pemegang saham.
(wep/dru)











































