Direktur IBS, Stefanus Sudyatmiko, menyebutkan nilai penawaran atas saham Initial Public Offering (IPO) Rp 950 - Rp 2.000. Sementara nilai nominalnya Rp 500 per lembar.
Total dana yang bisa didapat maksimal Rp 308,49 miliar. Masa penawaran siap dilakukan 23 Agustus hingga 27 Agustus, dengan target pencatatan (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Stefanus menerangkan, 300 menara siap perseroan bangun di 2012 untuk memperkuat bisnis. Dimana biaya pembangunan satu menara menghabiskan Rp 1 miliar.
"Kita terus melakukan penambahan menara dimana setiap tahunnya kita siap bangun 150-300 menara," kata Andrie.
Perseroan telah berdiri sejak tahun 2006 dan memulai usaha 2007. Bisnis menara telekomunikasi adalah peluang bisnis yang menjanjikan. Hingga 2011 perseroan telah mengakuisisi lebih dari 1.870 menara dan beroperasi di Jawa, Bali dan Sumatera.
IBS juga menyediakan layanan Wimax maupun perusahaan lainnya yang membutuhkan bandwidth coverage.
(wep/ang)











































