Omzet Tumbuh Tinggi, BSD Raup Laba 506 Miliar

Omzet Tumbuh Tinggi, BSD Raup Laba 506 Miliar

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Senin, 30 Jul 2012 16:50 WIB
Omzet Tumbuh Tinggi, BSD Raup Laba 506 Miliar
Jakarta -

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), salah satu perusahaan grup Sinar Mas membukukan laba bersih Rp 506,61 miliar di semester I-2012, tumbuh 31%. Pertumbuhan itu di atas rata-rata industri.
Β 
Kinerja laba bersih tersebut ditopang kuatnya pertumbuhan pendapatan yang tumbuh 24% menjadi Rp 1,60 triliun pada semester I-2012 dibandingkan pencapaian pada periode yang sama tahun 2011 sebesar Rp 1,29 triliun.
Β 
"Prospek dan kinerja BSDE masih on-track. Secara historis, kuartal III dan kuartal IV pendapatan unit properti baik residensial ataupun komersial akan tumbuh solid seiring dengan banyaknya serah terima unit properti," Jelas Hermawan Wijaya Direktur dan Sekretaris Perusahaan BSDE dalam siaran pers, Senin (30/7/2012).
Β 
Emiten berkode BSDE itu masih mengandalkan pendapatan di segmen residensial. Segmen ini memberikan kontribusi pendapatan 46,52% atau setara Rp 746 miliar terhadap keseluruhan pendapatan perseroan.

Sedangkan segmen Lahan (land plots) tercatat sebagai kontributor kedua terbesar untuk pendapatan dengan berkontribusi sebesar 24,86%.

Kinerja tersebut membuat laba kotor tumbuh 26,15% menjadi Rp 1,01 triliun dari posisi paruh pertama tahun lalu sebesar Rp 798,39 miliar dan laba usaha tumbuh 26,11% menjadi Rp 566,60 miliar dibandingkan periode sebelumnya Rp 449,30 miliar.

Aset perseroan juga ikut tumbuh, sepanjang semester I-2012 berhasil naik 19,61% menjadi Rp 15,29 triliun dari posisi periode tahun sebelumnya Rp 12,78 triliun. Pertumbuhan tersebut dikontribusikan oleh pertumbuhan akun tanah yang belum dikembangkan dari Rp 3,72 triliun menjadi Rp 5,25 triliun.

"Sebagai pengembang terpercaya, kami berupaya untuk terus meningkatkan pertumbuhan kinerja namun terus menjaga rasio kesehatan financial kami. Dengan tingkat utang pada level terendah membuat kami yakin kapasitas untuk memacu pertumbuhan di tahun-tahun ke depan masih luas," tambah Hermawan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

(ang/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads