Seperti dikutip dari laporan kinerja keuangan perseroan semester I-2012, Selasa (31/7/2012), penjualan produsen Anker Bir tersebut tumbuh dari Rp 651,8 miliar di enam bulan pertama tahun lalu menjadi Rp 849,7 miliar tahun ini.
Cukai bir dan pajak penjualan juga ikut naik di paruh pertama tahun ini, menjadi Rp 500,3 miliar dari sebelumnya Rp 385,3 miliar. Setelah dipotong, penjualan bersih perseroan tercatat Rp 349,39 miliar, lebih tinggi dari sebelumnya Rp 266,48 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(ang/dnl)











































